STRATEGI KAMPANYE KONSERVASI PENYU LAUT INDONESIA MELALUI OFFLINE INTERACTIVE MEDIA UNTUK KELOMPOK PELESTARI BIOTA LAUT (KPBL) BATU HIU, KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT

Christophera R. Lucius, M. Fahrul Hardy2

Sari


Abstract

Sea turtles are the "Indonesian Ocean Ambassadors" because six of the seven turtle species recorded in the world stop at beaches along Indonesian waters. The International Union for Conservation of Nature (IUCN) has incorporated sea turtles into The IUCN Red List of Threatened Species. Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu is one of Indonesia sea turtle conservation place located in Batu Hiu Tourism Area, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. The purpose of this program is supporting KPBL Batu Hiu, so that the Indonesian sea turtle conservation program can be accessed openly by the public. The method of 4D Methodology of Design wird implemented in this program to determine the strategy of the campaign, which is divided into phases of Discover Phase, Define Phase, Design Phase and Develop Phase. The results from the method of implementation is using the main media in the form of offline interactive media and other supporting media in the form of media printing and merchandise. It is expected that Indonesia marine turtle conservation campaign can be accessed openly without any limited area.

          

           Keywords: Indonesian Sea Turtle, Kelompok Pelestari Biota Laut Batu Hiu, Offline Interactive Media.

 

Abstrak

Penyu laut merupakan “Ambassador Laut Indonesia” karena enam dari tujuh spesies penyu yang tercatat di dunia singgah di pantai-pantai di sepanjang perairan Indonesia. International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah memasukan penyu laut ke dalam The IUCN Red List of Threatened Species. Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu merupakan salah satu tempat konservasi penyu laut Indonesia yang terletak di Kawasan Wisata Batu Hiu, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Tujuan program Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk menunjang kampanye konservasi penyu laut yang dikelola oleh KPBL Batu Hiu, sehingga program pelestarian penyu laut Indonesia ini dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat luas. Untuk menentukan strategi kampanye tersebut, dalam program ini dilaksanakan metode dari 4D Methodology of Design, yang terbagi atas tahap-tahap Discover Phase, Define Phase, Design Phase dan Develop Phase. Hasil yang diperoleh dari metode pelaksanaan ini adalah menggunakan strategi kampanye konservasi penyu laut Indonesia melalui media utama yang berupa offline interactive media serta media-media pendukung lainnya berupa printing media dan merchandise. Melalui strategi tersebut diharapkan kampanye konservasi penyu laut Indonesia dapat diakses secara terbuka tanpa dibatasi area tertentu.

 

Kata kunci: Penyu Laut Indonesia, Kelompok Pelestari Biota Laut Batu Hiu, Offline Interactive Media.


Referensi


Daftar Pustaka

Dikti. (2015). Panduan Pelaksanaan Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Perguruan Tinggi Edisi IX, DP2M, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Karjaluoto, Eric. (2013). Design Method, The: A Philosophy and Process for Functional Visual Communication (Voices that Matter). New Riders, Peachpit.

Lucius, Christophera R. (2016). Strategi Perancangan Promosi Pariwisata Usaha Kecil Menengah (UKM) Warung Go-Sip di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas, Vol. 3, No. 1, September 2016.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365