METODE MENGAJAR BELAJAR YANG KREATIF DAN MENGHIBUR DI YAYASAN PENDIDIKAN AL-CHASANAH KEBON JERUK JAKARTA BARAT

Fajarina Fajarina

Sari


Abstract

The Implementation of Community Service at Al Chasanah Educational Foundation in Jakarta Barat, which was held in 25th April 2017, aims to share the knowledge of creative and entertaining teaching and learning methods with Teachers and Education Staff starting from Kindergarten to Senior High School and Vocational High School level. The specific target to achieve is the understanding and ability to apply the creative and entertaining teaching and learning methods. Today the demands and needs of education in terms of communication between teachers and students in the classroom is no longer the one-way but two-way communication or better known as SCL (Students Center Learning) system. Even the teachers are expected to be able to create their own teaching methods in the classroom by using the teaching and learning methods. The method of implementation of community service applied is the practical education in the form of transfer of knowledge about steps, advantages and disadvantages of various teaching and learning methods so as to be accepted and to increase the knowledge and skills of the Teachers and Education Staff. The result and conclusion is that the Teachers and Education Staff feel enjoyed and enthusiastic with the delivery of creative and entertaining teaching and learning methods, in which some of them said that they have applied some methods delivered, but some also said that there are some methods they have just known and they want to know how to implement the techniques in the classroom.

 

Keywords: education communication, teaching and learning methods

 

Abstrak

Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di Yayasan Pendidikan Al Chasanah Jakarta Barat yang dilaksanakan tanggal 25 April 2017, bertujuan untuk berbagi pengetahuan mengenai metode mengajar belajar yang kreatif dan menghibur kepada Guru dan Staf Pendidikan mulai dari level Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Target khusus yang ingin dicapai adalah pemahaman dan kemampuan untuk menerapkan metode mengajar belajar yang kreatif dan menghibur. Dewasa ini tuntutan dan kebutuhan dunia pendidikan dalam hal komunikasi antara guru dengan murid di dalam kelas tidak lagi satu arah, melainkan dua arah atau lebih dikenal dengan sistem SCL (Students Center Learning). Bahkan guru diharapkan mampu mengkreasikan metode pengajarannya di dalam kelas dengan menggunakan metode mengajar belajar. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah penyuluhan praktis berupa transfer ilmu mengenai langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan macam-macam metode mengajar belajar sehingga dapat diterima dan menambah pengetahuan dan keterampilan Guru dan Staf Pendidikan. Hasil dan kesimpulannya adalah para Guru dan Staf Pengajaran merasa senang dan antusias dengan adanya penyampaian metode mengajar belajar yang kreatif dan menghibur ini dimana sebagian dari mereka mengaku sudah mempraktikkan beberapa metode yang disampaikan, namun ada juga beberapa metode yang baru mereka ketahui dan ingin tahu teknis pelaksanaannya di dalam kelas.

 

Kata kunci : komunikasi, pendidikan, metode mengajar belajar

 


Referensi


Daftar Pustaka

http://www.uinjkt.ac.id/student-centered-learning-2/

http://www.adiwgunawan.com/articles/mengapa-anak-sulit-konsentrasi

https://ridwan202.wordpress.com/artikel/metode-pembelajaran-efektif/

Ristekdikti. (2017), Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi, Edisi XI, Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Jakarta.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365