PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI USAHA INDUSTRI KREATIF DI TANGERANG

MF. Arrozi Adhikara, Sudarwan Sudarwan, Ritta Setyati, Novera Kristanti M.

Sari


Abstract

Creative industry in Sukamulya Tangerang Regency more engaged in art goods, printing, crafts, performing arts, and radio with the main actors are young people. These communities face challenges in the form of capital problems and lack of knowledge about sound financial management. So the difficulty of running a business related to profit, liquidity estimation, and how much property or property owned company. This condition requires the community's dedication to provide skills value through education in business planning and the preparation of financial statements. The purpose of community service is to improve skills in business planning and development, and financial reporting. The scope of activities is the training and management of the creative industry business, as well as the business accounting of the creative industries. This method of community service is done by rapid rural appraisal approach through socialization to improve the knowledge of creative industry managers through giving lectures, counseling and demonstration to the creative industry business group. Then followed by training and assistance to develop action plan in overcoming business planning and liquidity problem, and preparation of financial report. The result of community service is the formation of manual of accounting system procedure procedure for planning and preparation of financial report.


Keywords : business, planning, financial statements

 

Abstrak

Industri kreatif di Sukamulya Kabupaten Tangerang  lebih banyak bergerak dalam bidang barang seni, percetakan, kerajinan, seni pertunjukan, serta radio dengan pelaku utama adalah orang-orang muda. Masyarakat ini  menghadapi tantangan dalam bentuk masalah permodalan dan kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang baik. Sehingga kesulitan menjalankan bisnis yang berkaitan dengan laba, estimasi likuiditas, serta berapa harta atau kekayaan perusahaan yang dimiliki. Kondisi ini memerlukan pengabdian masyarakat untuk memberi nilai ketrampilan melalui edukasi dalam perencanaan usaha serta penyusunan laporan keuangan. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan ketrampilan dalam perencanaan dan pengembangan usaha, dan pelaporan keuangan. Lingkup kegiatan adalah pelatihan dan pengelolaan usaha industri kreatif, serta akuntansi bisnis industri kreatif. Metoda pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan rapid rural appraisal melalui sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan pengelola industri kreatif melalui pemberian ceramah, penyuluhan, dan demonstrasi kepada kelompok usaha industri kreatif. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan untuk menyusun rencana tindak dalam mengatasi masalah perencanaan usaha dan likuiditas, serta penyusunan laporan keuangan. Hasil pengabdian masyarakat adalah terbentuknya panduan manual prosedur sistem akuntansi untuk perencanaan dan penyusunan laporan keuangan.

 

Kata kunci : perencanaan, usaha, laporan keuangan


Referensi


Daftar Pustaka

Arrozi, MF. (2015). Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan dan Perpajakan Bagi UKM Nata De Coco di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Laporan Pengabdian Masyarakat FEB Universitas Esa Unggul.

------ (2016). Modul Pengantar Akuntansi I, Naskah mata kuliah Pengantar Akuntansi I pada Prodi Akuntansi FEB Universitas Esa Unggul.

BPS. (2016). Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha, https://tangerangkab.bps.go.id/LinkTableDinamis/view/id/7, 24 Agustus 2017, pukul 14:20.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365