UPAYA PREVENTIF PENYAKIT DEGENERATIF MELALUI PEMERIKSAAN LEMAK VISERAL MASYARAKAT DI WILAYAH PESANTREN ASSHIDDIQIYAH JAKARTA BARAT 2017

Yulia Wahyuni, Ratna Dewi, Tyas Putri Utami

Sari


Abstract

Viseral fat is the fat stored in the body's adipose tissue or intra-abdominal fat. The accumulation of high visceral fat causes a metabolic syndrome that is at risk of degenerative disease. Visceral fat checks can monitor health so as to prevent degenerative diseases.  The results of the early survey indicate that as as a large community school Asshiddiqiyah West Jakarta does not check health in a sustainable. Handling this problem can be done through community service as one of the tridarma college. The purpose of this activity is to increase public awareness of the importance of routine health monitoring that can prevent the occurrence of degerative diseases.Examination of health done is visceral fat examination using BIA, anthropometry examination using scales and microtoa, blood pressure examination using sphygmomanometer.Conclusion: Increased community resistance to the prevention of degenetif disease can be done by conducting a medical examination and explaining the state of health through the results of the examination. It is recommended to monitor health three months.

 

Keywords : degenerative disease, visceral fat, medical examination

 

Abstrak

Lemak viseral adalah lemak yang disimpan dalam jaringan adiposa tubuh ataudisebut sebagai lemak intra-abdominal.Penumpukan lemak viseral dalam jumlah yang tinggi menimbulkan sindrom metabolik yang menjadi resiko terjadinya penyakit degeneratife. Pemeriksaan lemak visceral dapat memantaukesehatan sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit degeneratife. Hasil survei awal menunjukkan bahwa sebagai besar masyarakat pesantren Asshiddiqiyah Jakarta Barat tidak memeriksa kesehatan secara berkelanjutan. Penanganan masalah ini dapat dilakukan melalui pengabdian masyarakat sebagai salah satu tridarma perguruan tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah  meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin yang dapat mencegah terjadinya penyakit degeratif. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan lemak visceral menggunakan BIA, pemeriksaan antropometri menggunakan timbangan dan mikrotoa, pemeriksaan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer.Kesimpulan : peningkatan pemahanan masyarakat akan pencegahan penyakit degenetif  dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjelaskan keadaan kesehatan melalui hasil pemeriksaan tersebut. Disarankan untuk memantau kesehatan setiap triwulan.

 

Kata kunci : penyakit degeneratif, lemak visceral, pemeriksaan kesehatan


Referensi


Daftar Pustaka

Depkes RI. (2013). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas).

Harvey, R. A., & Ferrier, D. R. (2011). Biochemistry. philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Hassan, N. E., . El Shebini, S. M., . Ahmed, N. H., & Mostafa, M. S. (2015). Association between Macronutrients Intake, Visceral Obesity and Blood Pressure in a Sample of Obese Egyptian Women. Macedonian Journal of Medical Sciences, 184-188.

Humaedi. (2016). Epidemiologi Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Ismail, I., Keating, S. E., Baker, M. K., & Johnson, N. A. (2011). A Systematic Review And Meta-Analysis of The Effect of Aerobic vs. Resistance Exercise Training on Visceral Fat. Obesity Reviews

Kemenkes RI. (2012). Gambaran Penyakit Tidak Menular Di Rumah Sakit Di Indosesia Tanuk 2009 dan 2010. Pusat Data Dan Informasi Kemenkes RI .

Miyashita, Y., Koide, N., Ohtsuka, M., Ozaki, H., Itoh, Y., Oyamaa, T., et al. (2004). Beneficial Effect of Low Carbohydrate in Low Calorie Diets on Visceral Fat Reduction In Type 2 Diabetic Patients With Obesity. Diabetes Research and Clinical Practice, 235-241.

Pradana, A. (2014). Hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Nilai Lemak Viseral pada Mahasiswa Kedokteran Undip (Skripsi). Semarang: Program Pendidikan Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Stallmann-Jorgensen, I. S., Gutin, B., Hatfield-Laube, J. L., Humphries, M. C., Johnson, M. C., & Barbeau P. (2007). General and Visceral Adiposity in Black and White Adolescents and Their Relation with Reported Physical Activity and Diet. International Journal of Obesity, 622-629.

Tomoko, K., Takasea, H., Yamaguchia, T. F., Ochiaia, R., Katashimaa, M., Katsuragi, Y., et al. (2014). Association of Dietary Factors with Abdominal Subcutaneous and Visceral Adiposity in Japanese Men. Obesity Research & Clinical Practice

WHO. (2016). Dipetik Agustus 2017, dari Obesity and Overweight: http://www.who.int/media-centre/factsheets/fs311/en/

National High Blood Pressure Education Program Working Group on High Blood Pressure in Children and Adolescents. The fourth report on the diagnosis, evaluation, and treatment of high blood pressure in children and adolescents (2004). Pediatrics 2004;114:55576.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di indonesia. Jakarta: PB PERKENI; 2011.

Mustelin L, Silventoinen K, Pietilainen K, Rissanen A, Kaprio J. Physical Activity Reduces the Influence of Genetic Effects on BMI and Waist Circumference: a Study in Young Adult Twins. Int. J. Obes. 2009; 33: 29-36.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365