HADITS TENTANG PEMINANGAN (KAJIAN PENAFSIRAN TEMATIK HADIST NABI)

Ernawati Ernawati

Abstract


Pinangan (meminang) atau khitbah dalam bahasa Arab, merupakan pintu gerbang menuju pernikahan, bukanlah perkawinan. Ia hanya merupakan mukaddimah bagi perkawinan dan pengantar kesana. Khitbah merupakan proses meminta persetujuan pihak wanita untuk menjadi istri kepada pihak lelaki atau permohonan laki-laki terhadap wanita untuk dijadikan bakal/calon istri. Seluruh kitab hadist membedakan antara kata-kata "khitbah" (melamar) dan "zawaj" (kawin/menikah), adat/kebiasaan juga membedakan antara lelaki yang sudah meminang (bertunangan) dengan yang sudah menikah; dan syari'at pun membedakan secara jelas antara kedua istilah tersebut. Disini penulis memaparkan Kajian Penafsiran Tematik Hadist Nabi mengenai khitbah, sebagaimana telah digambarkan selain Al-Qur’an yang berbicara mengenai pernikahan (termasuk peminangan), maka hadist Nabi pun menjelaskan mengenai peminangan, yang merupakan langkah awal untuk meneruskannya ke jenjang pernikahan.

 

Kata Kunci: Peminangan, hadist Nabi, pernikahan


References


Abdurrahman., (1992), Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Akademika Pressindo.

Abdul Ghalib Ahmad Isa., Perkawinan Islam, Surakarta: pustaka Mantiq, tt

Achmad Usman., (1996), Hadits Ahkam, Surabaya: Al-Ikhlas, 1996.

Al-Imam Zainuddin Ahmad bin Abdul Lathif Az-Zabidi., (2013), Al-Tajrid Al-Shahih li Ahadits Al-Jami Al-Shahih, Diterjemahkan Cecep Syamsu Hari dan Tholib Anis, Bandung: Penerbit Mizan..

Imam Al-Hafids Ibnu Hajar Al-Asqalany., (2012), Bulughul Maram min Adillatil Ahkam, Diterjemahkan Lutfi Arif, Adithya Warman, dan Fakhruddin, Jakarta: PT. Mizan Publika.

Imam Syafi’i, al-Risalah, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, tt.

Muhammad bin Mansur, Lisanul arab, Beirut: Dar al-Mashadir, Jilid. 1, tt.

Muhammad Fu’ad Abdul Baqi, Al-Lu’lu wa Al-Marjan. Diterjemahkan Abdul Rasyad Shiddiq, Jakarta: Akbar Media Eka Sarana, 2011.

Musthafa al-Mugha, (2012), Fikih Manhaji,Diterjemahkan Misran, Yogyakarta: Darul Uswah,

Syayid Sabiq, (2011), Fikih Sunah 3, Diterjemahkan Khairul Amru Harahap dkk, Jakarta: Cakrawala Publishing.

Wahbah az-Zuhaily, (2012)., Fiqih Imam Syafi’I, Diterjemahkan Imron, Jakarta; al-Mahira, jilid. 2.

Zaki Al-Din Abd Al-Azhim Al-Mundziri, (2013), Mukhtashar Shahih Muslim, Diterjemahkan Syinqithy Djamaluddin dkk. Bandung: Mizan Pustaka.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXING BY:

1. Google Scholar

2. Sinta (Ristekdikti)