PELUANG DAN TANTANGAN: KONSEP DIGITALISASI SMART CITY EKONOMI E-COMMERCE DI INDONESIA

Puspita Chairun Nisa

Abstract


Dalam 28 tahun mendatang, jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 309 juta jiwa. Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 5-6 persen per tahun, pendapatan penduduk akan mencapai US$ 29 ribu per kapita. Sehingga, pada 2045, Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) Indonesia bisa mencapai US$ 9,1 triliun. Proyeksi positif tersebut tentunya merupakan kabar gembira untuk Indonesia. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah dengan menjadi negara yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar berarti sudah tercapai pula pemerataannya? Dengan pertumbuhan bisnis online yang begitu pesat, masyarakat Indonesia akan mendapatkan manfaat positif dalam perekonomian seperti pertumbuhan kesejahteraan, pertumbuhan lapangan kerja baru dan lain-lain. Dengan demikian Indonesia tidak lagi sekadar menjadi target pasar bisnis internasional, tetapi sebaliknya dapat menjadi pengusaha e-commerce yang mumpuni hingga menjangkau pasar luar negeri. Pada tahun 2020, revolusi bisnis online Indonesia diprediksi akan mendongkrak Pendapatan Domestik Bruto sebesar 22 persen. Melihat perkembangan e-commerce di Indonesia begitu besar yang memiliki peluang besar menyediakan pasar bagi pelaku bisnis lokal maupun internasional. Jika potensi ini bisa dimanfaatkan dengan baik, sudah pasti akan mendongkrak perekonomian nasional.


Full Text:

PDF

References


Abelda Gunawan (2017), Pelaku Industri Kreatif RI Masih Minim Tangkap Peluang E-commerce, http://m.liputan6.com/bisnis/read/3164609/pelaku-industri-kreatif-ri-masih-minim-tangkap-peluang-e-commerce?utm_source=Mobile&utm_medium=whatsapp&utm_campaign=Share_Top. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2018.

Ana Fauziyah (2018), Tiga Tantangan Utama E-commerce di Indonesia, http://www.digination.id/read/01914/tiga-tantangan-utama-e-commerce-di-indonesia. Diakses pada tanggal 23 Oktober 2018.

Anonim (2017), Ekonomi Digital Bisa Jadi Kekuatan Baru Indonesia, https://economy.okezone.com/read/2017/10/26/320/1802879/simak-ekonomi-digital-bisa-jadi-kekuatan-baru-indonesia. Diakses pada tanggal 26 Oktober 2018.

Anonim (2017), Indonesia Akan Jadi Pemain Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara, https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/6441/Indonesia+Akan+Jadi+Pemain+Ekonomi+Digital+Terbesar+di+Asia+Tenggara/0/berita_satker. Diakses pada tanggal 27 Oktober 2018.

Anonim (2017), Industri E-commerce Diharapkan Menjadi Solusi Pemerataan Ekonomi, http://kom.ps/AFwKmQ. Diakses pada tanggal 20 Oktober 2018.

Anonim (2017), Menkominfo Sebut E-commerce Kekuatan Baru Perekonomian Bangsa, https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/10/05/2017/menkominfo-sebut-e-commerce-kekuatan-baru-perekonomian-bangsa. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2018.

Anonim (2018), Ekonomi Digital Indonesia Bisa Jadi Raksasa di ASEAN, http://www.digination.id/read/011238/ekonomi-digital-indonesia-bisa-jadi-raksasa-di-asean, Diakses pada tanggal 20 Oktober 2018.

Anonim (2018), Potensi Ekonomi Digital: 60% Kekuatan Ekonomi Indonesia dari sektor UMKM, https://www.gatra.com/rubrik/ekonomi/pasar-jasa-keuangan/303294-potensi-ekonomi-digital-60-kekuatan-ekonomi-indonesia-dari-sektor-umkm. Diakses pada tanggal 27 Oktober 2018.

Anonim (2018), Potensi Ekonomi Digital: 60% Kekuatan Ekonomi Indonesia dari sektor UMKM, https://www.gatra.com/rubrik/ekonomi/pasar-jasa-keuangan/303294-potensi-ekonomi-digital-60-kekuatan-ekonomi-indonesia-dari-sektor-umkm. Diakses pada tanggal 27 Oktober 2018.

Delina Rahayu Effendi (2018), Menuju Pemerataan Ekonomi Dengan E-commerce https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/07/06/menuju-pemerataan-ekonomi-dengan-e-commerce?utm_campaign=share-gnfi&utm_source=Whatsapp&utm_medium=social&utm_content=Whatsapp-T. Diakses pada tanggal 27 Oktober 2018.

Dusep Malik (2017), E-commerce Tumbuh Pesat Bisa Jadi Sumber Ekonomi Baru, http://www.viva.co.id/arsip/943326-e-commerce-tumbuh-pesat-bisa-jadi-sumber-ekonomi-baru. Diakses pada tanggal 27 Oktober 2018.

Featherman, Mauricio. S., dan Nick Hajli (2016), Self-Service Technologies and e-Services Risks in Social Commerce Era. Journal of Business Ethics: JBE; Dordrecht Vol. 139, Iss. 2, (Dec 2016): 251-269. DOI:10.1007/s10551-015-2614-4

Rudiantara (2018), e-commerce Kekuatan Baru Ekonomi, http://id.beritasatu.com/home/rudiantara-e-commerce-kekuatan-baru-ekonomi/160002. Diakses pada tanggal 27 Oktober 2018.

Sakina Rakhma Diah Setiawan (2017), Mochtar Riady: Ini 4 Syarat Penting Pengembangan e-commerce, http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/04/03/162515926/mochtar.riady.ini.4.syarat.penting.pengembangan.e-commerce?utm_source=Whatsapp, Diakses pada tanggal 28 Oktober 2018.

Septian Deny (2017), RI Bakal Jadi Ekonomi Digital Terbesar di ASEAN pada 2020, https://www.liputan6.com/bisnis/read/3167688/ri-bakal-jadi-ekonomi-digital-terbesar-di-asean-pada-2020. Diakses pada tanggal 28 Oktober 2018.

Yanuar Nugroho (2018), Data, kunci kekuatan ekonomi digital Indonesia https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/data-akan-jadi-kunci-kekuatan-ekonomi-digital-indonesia. Diakses pada tanggal 25 Oktober 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


    

Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266

email : [email protected]