PENGARUH OTONOMI PENGELOLAAN ANGGARAN DAN BUDAYA KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI KELURAHAN (Penelitian Pada 6 Kelurahan di Kecamatan Cengkareng Kotamadya Jakarta Barat)

Suci Handayani

Sari


Abstrak

Kecamatan Cengkareng sebagai salah satu daerah di Wilayah Kotamadya Jakarta Barat adalah merupakan bagian dari komponen organisasi pemerintahan terendah yang lebih dekat kepada masyarakat dan mewakili pemerintahan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mem-pelajari dan menguji secara empiris seberapa besar pengaruh Otonomi Pengelolaan Anggaran dan budaya kerja baik secara simultan maupun parsial terhadap kinerja pegawai Kantor Kelu-rahan di lingkungan Kecamatan Cengkareng, serta melihat faktor yang lebih dominan dalam mempengaruhi kinerja pegawai Kantor Kelurahan di lingkungan Kecamatan Cengkareng. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk mengukur seberapa be-sar variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen. Uji hipotesis dengan uji t untuk menguji pengaruh secara parsial dan uji F untuk menguji secara simultan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan software statistic (SPSS versi 15 Tahun 2006). Hasil pengujian diperoleh bahwa secara simultan Otonomi Pengelolaan Anggaran dan budaya kerja mempunyai penga-ruh signifikan terhadap kinerja pegawai kantor kelurahan di lingkungan Kecamatan Cengka-reng. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji F dimana Fhitung = 18,480 > Ftabel = 3,15. Begitu juga deng-an hasil uji t test diperoleh bahwa secara parsial variabel Otonomi Pengelolaan Anggaran dan budaya kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai kantor kelurahan di lingkungan Kecamatan Cengkareng. Hal ini dilihat dari hasil uji t (X1Y) dimana thitung = 5,095 > ttabel = 1,986 dan uji t (X2Y) dimana thitung = 2,312 > ttabel = 1,986. Sedangkan otonomi memiliki pengaruh lebih dominan terhadap kinerja pegawai.

 

Kata kunci: otonomi, anggaran, budaya kerja

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.