PERAN DAN FUNGSI MOTIF BATIK KONTEMPORER DIAPLIKASIKAN PADA BUSANA READY TO WEAR (Studi Kasus: Terapan Pada Logo Nara’s)

John Viter Marpaung

Abstract


Abstract

The purpose of this study provides input to ready-made clothing Indonesia in presenting motifs Nusantara variety into ready-made clothing that has aesthetic value and selling value. Therefore, the preservation of culture must be developed as one of the various ornaments of Indonesian culture that should be introduced to the world community. The specific target of this research introduces the methodology of product design science into the object of ready-made clothing research in improving the aesthetic aspect and selling value, This archipelago can enliven the collection of Ready to Wear in Indonesia. The research method used is qualitative by conducting literature study and field study from Nara's Product case study as the application of archipelago motifs into contemporary ready-to-wear clothing as a medium of cultural preservation and education of Indonesian batik type knowledge. Cultural preservation is supposed to be an Indonesian society to introduce and preserve as a result of the characteristic work of culture as the image of batik a wealth of products from various regions of Indonesian tribes. The literature study conducted to analyze the application of motive variety, While for field studies on decorative fabric motif Nusantara, the author uses phenomenological approach in the observation of the senses, especially in terms of fabric fiber material used.

Keywords: Ready to Wear, Motif Nusantara, Contemporary Batik motif, cultural preservation

 

Abstrak

Tujuan dari hasil penelitian ini memberikan masukan kepada busana siap pakai Indonesia dalam menghadirkan ragam motif Nusantara kedalam busana siap pakai yang memiliki nilai estetika dan nilai jual. Oleh karena itu pelestarian kebudayaan harus terus dikembangkan sebagai salah satu ragam hias kebudayaan Indonesia yang patut diperkenalkan kepada masyarakat dunia.Target khusus dari penelitian ini memperkenalkan metodologi ilmu desain produk ke dalam objek penelitian busana siap pakai dalam meningkatkan aspek estetik dan nilai jual, sehingga ragam motif Nusantara  ini dapat meramaikan koleksi Ready to Wear di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan studi pustaka dan studi lapangan dari studi kasus Produk Nara’s sebagai pengaplikasian motif-motif nusantara ke dalam busana siap pakai bergaya kontemporer sebagai media pelestarian kebudayaan dan edukasi pengetahuan jenis batik Indonesia. Pelestarian kebudayaan sudah seharusnya sebagai masyarakat Indonesia memperkenalkan dan melestarikan sebagai hasil karya karakter khas kebudayaan sebagai citra batik suatu kekayaan hasil dari berbagai daerah dari suku-suku Indonesia. Adapun studi pustaka yang dilakukan untuk menganalisis penerapan ragam motif, Sementara untuk studi lapangan terhadap ragam hias kain Motif Nusantara, penulis menggunakan pendekatan fenomenologis dalam pengamatan secara inderawi terutama dari segi material serat kain yang digunakan.

Kata Kunci: Ready to Wear, Motif Nusantara, Motif Batik Kontemporer, pelestarian kebudayaan.


References


Daftar Pustaka

Aris.Wahyu.M, “Pengertian Batik Nusantara Dan Penjelasannya”, http://ariswahyum.web.ugm.ac.id , diunduh tanggal 15 Febuari 2016 jam 14.30 WIB.

Aris.Wahyu.M, “Macam Macam Motif Batik Nusantara Dan Maknanya”, http://batik-tulis.com/blog/macam-macam-motif-batik-nusantara, diunduh tanggal 15 Febuari 2016 jam 15.10 WIB.

Batik Tulis, “macam-macam-motif-batik-nusantara”, http://batik-tulis.com/blog/macam-macam-motif-batik-nusantara, diunduh tanggal 11 Febuari 2016 jam 09.41 WIB.

Djelantik, Dr. A. A. M. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: MSPI (Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia). 2001

Desi, “Macam Macam Karakter Jenis Sablon Kaos Manual” ,https://kaosmurahbandung.com/fyi-jenis-jenis-sablon-kaos, diunduh tanggal 15 Januari 2016 jam 18.20 WIB.

Endraswara, Suwardi. Metodologi Penelitian Kebudayaan, Cetakan ke-2 Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 2006.

Ensiklopedi Umum, (Yogyakarta: Kanisius, cet. ke-20, 2012) http://varadiva.blogspot.com diakses pada tanggal 20 Mei 2015 pukul 13.00 WIB.

e-journal.uajy.ac.id Galeri seni rupa kontemporer, hlm. 28 diakses pada tanggal 20 mei 2015 pukul 19.35 WIB.

Hardisurya, Irma. Ninuk Mardiana, Pambudy, Kamus Mode Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2011.

Hermawan Kartajaya. 2004. Positioning, Diferensiasi, dan Brand. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Kathleen M. Adams, (January 31, 1990). "Cultural Commoditization in Tana Toraja, Indonesia". Cultural Survival Quarterly 14 (1)

Kathleen M. Adams, .Spring 1995. "Making-Up the Toraja? The Appropriate of Tourism, Anthropology, and Museums for Politics in Upland Sulawesi, Indonesia". Ethnology 34 (2): 143.

KaiZa Apparel, “jenis-jenis bahan kain kaos” , http://www.konveksian.com/jenis-jenis-bahan-kain-kaos diunduh tanggal 12 Januari 2016 jam 11.20 WIB.

Musman, Asti. Ambar B. Arini, Batik: Warisan Adiluhung Nusantara (Yogyakarta: ANDI, 2011).

Mirna Ediwati, Jurnal “ motif batik tulis kreasi baru produksi batik merek manis di surakarta (sebuah tinjauan estetika. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. 2007.

Miquel Alberti, Palmer. 2006. "The Kira-kira method of the Torajan woodcarvers of Sulawesi to divide a segment into equal parts" (doc). Third International Conference on Ethnomathematics: Cultural Connections and Mathematical Manipulations, Auckland, New Zealand: University of Auckland. Diakses pada 2007-05-18

Nooy-Palm, Hetty (1975). "Introduction to the Sa'dan People and their Country". Archipel 15: 163–192.

Portal Batik Indonesia, “berbagai-motif-batik-dan-keterangannya”, http://smp-prosit.com/berbagai-motif-batik-dan-keterangannya, diunduh tanggal 18 Febuari 2016 jam 7.30 WIB.

Ruth Barnes, Traude Gavin, Roy W. Hamilton, Rens Heringa, Marryhunt Kahlenberg, Marie-louise Nabholz-Kartaschoff, Toos Van Dijk, Five Centuries of Indonesian Textiles. Munich: Penerbit Delmonico Books. 2010.

Sachari, Agus, Estetika – Makna, Simbol dan Daya. Bandung: Penerbit ITB. 2002.

Sandykurniawan29.files.wordpress.com/2012/07/seni-daerah-seni-kontemporer diakses pada tanggal 25 mei 2015 pukul 16.05 WIB.

Volkman, Toby Alice (February 1990). "Visions and Revisions: Toraja Culture and the Tourist Gaze". American Ethnologist 17 (1): 91–110

Wulandari, Ari. Batik Nusantara; Makna Filosofis, cara pembuatan, dan Industri Batik .Yogyakarta: ANDI. 2011.

Yunitasari, Cindy. Edwin Japarianto, Jurnal Manajemen Pemasaran Petra, Vol 1 (Surabaya: Universitas Petra, 2013)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.