KAJIAN KOMPOSISI WARNA BATIK PEKALONGAN STUDI KASUS BATIK PRODUKSI “BATIK OZZY”

Christophera R. Lucius

Abstract


AbstractBatik Pekalongan belongs to a group of rich Coastal Batik with various decorations and color compositions as a result of acculturation and assimilation of Indian, Chinese, Dutch, Japanese and Native cultures. One production center of Batik Pekalongan is "Batik Ozzy" which since 1995 produce Pekalongan Batik. The colors that make up the "Ozzy Batik" color composition through a complex process and very interesting to learn so that the study in this study. Thisobjective was achieved by documenting the color composition of batik-batik and conducting a study on the color composition that can be collected from batik-batik produced by production center "Batik Ozzy" in Pekalongan. The study of batik color in this study was done on several groups of batik base colors, namely black, gray, brown, red, purple, blue and green. The colors studied are taken from the color of decorative batik and grouped into the primary colors of decorative colors, secondary colors decorative colors and tertiary colors decorative. Keywords: pekalongan batik, ozzy batik, batik color composition

 

Abstrak

Batik Pekalongan termasuk dalam kelompok Batik Pesisir yang kaya dengan ragam hias dan komposisi warna yang beraneka ragam sebagai hasil akulturasi dan asimilasi budaya India, Cina, Belanda, Jepang dan Pribumi. Salah satu sentra produksi Batik Pekalongan adalah “Batik Ozzy” yang sejak tahun 1995 memproduksi Batik tulis Pekalongan. Warna-warna yang menyusun komposisi warna “Batik Ozzy” melalui proses yang rumit dan sangat menarik untuk dipelajari sehingga menjadi kajian dalam penelitian ini. Tujuan tersebut dicapai dengan pendokumentasian komposisi warna batik-batik dan melakukan kajian tentang komposisi warna yang dapat dikumpulkan dari batik-batik yang diproduksi oleh sentra produksi “Batik Ozzy” di Pekalongan. Kajian tentang warna batik dalam penelitian ini dilakukan pada beberapa kelompok warna dasar batik, yaitu warna hitam, abu-abu, coklat, merah, ungu, biru dan hijau. Warna-warna yang dikaji diambil dari warna ragam hias batik dan dikelompokan ke dalam warna primer ragam hias, warna sekunder ragam hias dan warna tersier ragam hias.

 

Kata kunci: batik pekalongan, batik ozzy, komposisi warna batik


References


Daftar Pustaka

Affendi, Yusuf. (2013). Makalah Seminar. Susunan Warna Lokal (Tradisional) dari Beberapa Daerah Budaya di Indonesia. Jakarta: Fakultas Seni dan Desain, Universitas Trisakti.

Djoemena, Nian S. (1990). Batik. Its Mystery and Meaning. Ungakapan Sehelai Batik. Jakarta: Intermasa.

Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta. (2011). Pengembangan Motif Batik Pekalongan. Industri Kreatif Amid. Pekalongan: Pemerintah Daerah Kota Pekalongan.

Lucius, Christophera R. dan Ahmad Fuad. (2013). Kajian Estetika Visual pada Batik Jlamprang. Penelitian Internal. Jakarta: Universitas Esa Unggul.

Lucius, Christophera R. (2016). Kajian tentang Pekalongan Place Branding. Dari Sebutan Tempat “Penghasil Batik” menjadi Nama Tempat “Budaya Batik”. PenelitianInternal. Jakarta: Universitas Esa Unggul.

Sekar Jagad, Paguyuban Pencinta Batik Indonesia. (2015). Batik Indonesia. Mahakarya Penuh Pesona. Jakarta: Kakilangit Kencana.

Smend, Rudolf G. (2006). Batik. 75 Selected Masterpieces. Koeln: Galerie Smend.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.