Perancangan Kembali Identitas Korporat untuk Museum Sejarah Jakarta

Herman Susanto, Muhammad Fauzi

Abstract


Identitas korporat Museum Sejarah Jakarta merupakan salah satu media bagi pihak manajemen Museum Sejarah Jakarta untuk mengatur media korporasi yang teratur dan terorganisir agar dapat menjadi dan berkembang menjadi suatu lembaga yang lebih independen dalam hal mempromosikan nilai jual dari muse- um tersebut, juga berfungsi sebagai media komunikasi efektif bagi para pengun- jungnya. Untuk mewujudkan sebuah media identitas korporat yang kuat, harus di- dasarkan pada pembuktian dan penguatan teori sehingga dapat dipertanggung- jawabkan secara utuh keabsahan dan kekuatan dari media korporat yang ber- sangkutan. Untuk meningkatkan promosinya, sebagai media perwujudan program dan wahana baru, Museum SejarahJakartaakan dicanangkan beroperasi da- lam dua kurun waktu operasional. Selain itu diharapkan juga dapat menjadikan Museum Sejarah Jakarta menjadi pusat intelektual kebudayaan Batavia, atraksi, dan rekreasi sesuai dengan apa yang telah menjadi visi dan misi dari Museum Sejarah Jakarta, juga tidak lupa untuk mengingatkan masyarakat akan sebuah eksistensi dari Museum Sejarah Jakarta sebagai media refleksi untuk melihat ke masa lampau.

 

Kata kunci: night and day museum, pusat kebudayaan, rekreasi dan atraksi


References


Barthes, Rolland. 1988. The Semiotic Challenge. New York : Hill and Wang.

Bleicher, Steven. 2005. Comtemporary Color Theory and Use. New York : Thom-son I Delmar Learning.

Bungin, Burhan. 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana

Darmaprawira W.A., Sulasmi. 2002. Warna: teori dan kretivitas penggunaannya ed. ke-2. Bandung : ITB.

Eco, Umberto. 1979. A Theory of Semiotics. Bloomington : Indiana University

Hoed, Benny H. 2001. Dari Logika Tuyul ke Erotisme. Magelang : Indonesia Tera. Iskandar. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : Gaung Persada (GPPress)

Itten, Johannes. 1970. The Element of Color. New York : Van Nostrand ReinholdCo.,

Kuntarto, Niknik M. 2007. Cermat dalam Berbahasa Teliti dalam Berpikir. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Littlejohn, Stephen W, Karen A. Foss. 1996. Theories of Human Communication, Fifth Edition. New York : Wadsworth Publishing Company.

Littlejohn, Stephen W, Karen A. Foss. 1996. Theories of Human Communication, Jakarta: Salemba Humanika.

Peirce, Charles Sanders. 1982. “Logic as Semiotics : The Theory of Signs†dalam Robert

E. Innis (ed.). Semiotic, An Introductory Anthology. Bloomington : Indiana University Press.

E. Innis (ed.). Semiotic, An Introductory Anthology. Bloomington : Indiana University Press.

Sachari, Agus. Budaya Visual Indonesia. 2007. Bandung. PT Gelora Aksara Pra- tama.

Safanayong, Yongky. 2006. Desain Komunikasi Visual Terpadu. Jakarta : ARTE INTERMEDIA.

Samara, Timothy. 2007. Design Elements. Singapore : Page One Publishing Pri- vate Limited.

Sihombing, Danton. 2001. Tipografi dalam Desain Grafis. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Sutherland, Max & Alice K. Sylvester. 2007. Advertising and The Mind of the Con- sumer. Jakarta : PPM.

Tjiptono, Fandy, Gregorius Chandra, Dedi Adriana, Pemasaran Strategik, 2008, Yogyakarta, C.V. ANDI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Web Stat