Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) Kelompok Usaha Nata De Coco dan Syrup di Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang

Dihin Septyanto, Sudarwan Sudarwan, Sugiyanto Sugiyanto

Sari


Kecamatan Sukamulya merupakan daerah yang berpotensi sebagai penghasil kelapa
yang dimanfaatkan untuk konsumsi makanan sehari-hari dan industri rumah tangga (home
industry
) yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.Misalnya, produk olahan nata de
coco, gula nira, syrup ataupun kecap. Pembuatan nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira
masih dilakukan secara sederhana, dilakukan secara terbatas dengan skala ekonomi kecil,
serta dengan proses pemasaran yang masih sangat sederhana tanpa mengembangkan pola
perencanaan usaha, pola produksi, dan pola pemasarannya lebih jauh lagi. Implikasinya
menyebabkan kesalahan usaha dalam proses input; proses produksi; serta output/ pemasaran produk nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat pada home industry kelompok usaha nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang adalah meningkatkan ketrampilan dalam peren-canaan usaha, pengembangan usaha, proses produksi, promosi produk, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, dan perpajakan yang berguna untuk pengembangan usaha  nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Metoda pengab-dian masyarakat ini dilakukan dengan Pendekatan action dan quality awareness serta rapid rural appraisal (RRA). Bentuk kegiatan tersebut adalahsosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan pengelola industri rumah tangga melalui pemberian ceramah/ pelatihan, pendam-pingan,  dan demonstrasi  kepada  kelompok  usaha  kecil dalam mengatasi masalah peren-canaan danpengembangan usaha, penentuan harga jual, pengelolaan keuangan, akuntansi, serta aspek perpajakan.  Target khusus dari pengabdian masyarakat pada kelompok usaha kecil dan menengah tersebut  adalah terbentuknya panduan prosedur perencanaan dan pengembangan usaha, terbentuknya panduan manual prosedur sistem akuntansi akuntansi biaya untuk penentuan unit cost produk, terbentuknya metode penentuan harga jual produk, terbentuknya metode alokasi biaya produksi, terciptanya laporan keuangan home industry berdasarkan SAK ETAP, terciptanya sistem pelaporan perpajakan yang baik dan benar menurut self assesment, serta dilakukan diseminasi dan publikasi hasil pengabdian masyarakat dalam Jurnal Ilmiah
Nasional, yaitu Jurnal Ekonomi Universitas Esa Unggul atau Majalah Ilmiah Widya
Kopertis Wilayah 3.

 

Kata kunci: perencanaan usaha, pengembangan usaha, promosi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dihin Septyanto, MF. Arrozi, Sudarwan, “Ipteks bagi Masyarakat (IbM) Kelompok Usaha Nata De Coco dan Syrup di Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang”.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, “Materi Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional, Kementrian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi”, 2011

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, “Surat Edaran Penulisan Artikel Ilmiah No. 152/E/T/2012”, 2012

Ikatan Akuntansi Indonesia, “Standar Akuntansi Keuangan Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)”, IAI Jakarta, 2011


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365