MENINGKATKAN PEMAHAMAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PERSAMPAHAN DAN RUMAH SEHAT DI PERMUKIMAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) DESA NEGLASARI, TANGERANG

Devi Angeliana

Sari


Abstract

The increase population and economic growth, currently still triggered the problem regarding waste management. Uncontrolled waste caused by human activity and industrialization, which then have an impact on the urban environment as beauty of the city. Therefore responsibilities of university as explained in Tridharma are education, research and community devotion. One of them is organizing a community devotion to women community around the landfill Neglasari. The purpose of this community devotion is  that people able to sort a garbage for developing science and welfaring of the community as expected to be healthy and provide alternative household waste management. The implementation of devotion community is using the method in the form of socialization/ education, followed by a question and answer and simulation. The conclusion of this activity is the increasing knowledge of the study of garbage, type of waste, and waste sources, waste management 3R (reduce, reuse, recycle), and the terms of a healthy house according to the health ministry. The results of that socialization is people already know the type of organic and inorganic waste, but to recycle waste people still do not understand about the reuse / recycling of garbage individually, although there is a communal garbage collection. How composting and sorting of waste in the household environment has not yet fully done.

Keywords : waste management, healthy house, socialization

 

Abstrak

Seiring peningkatan populasi dan pertumbuhan ekonomi, saat ini pengelolaan sampah sebagian besar kota masih menimbulkan permasalahan yang sulit dikendalikan. Timbulan sampah yang tidak terkendali terjadi akibat aktivitas manusia dan industrialisasi, di mana berdampak pada permasalahan lingkungan perkotaan seperti keindahan kota. Oleh karena itu kewajiban setiap Perguruan Tinggi sebagaimana dijelaskan dalam Tridharma Perguruan Tinggi adalah Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Salah satunya yaitu menyelenggarakan pengabdian masyarakat kepada ibu- ibu sekitar TPA Desa Neglasari. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah diharapkan masyarakat dapat melakukan pemilahan sampah, mengembangkan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat untuk selalu hidup bersih sehat dan memberikan alternatif pengelolaan sampah rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan metode dalam bentuk sosialisasi/ penyuluhan, dilanjutkan dengan tanya jawab dan simulasi. Kesimpulan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan mengenai kajian sampah, jenis sampah, dan sumber sampah, pengelolaan sampah dan 3R (reduce, reuse, recycle), dan syarat-syarat rumah sehat menurut kementerian kesehatan. Hasil dari sosialisasi tersebut yaitu masyarakat sudah mengetahui jelas jenis sampah organik dan anorganik, tetapi untuk mendaur ulang sampah, masyarakat masih kurang memahami mengenai pemanfaatan kembali/ daur ulang dari sampah secara individu, walaupun terdapat tempat pengumpulan sampah komunal. Bagaimana cara pembuatan kompos serta pemilahan sampah di lingkungan rumah tangga belum sepenuhnya dilakukan.

Kata kunci : pengolahan sampah, rumah sehat, sosialisasi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

Kementrian Pekerjaan Umum. Pedoman 3R Berbasis Masyarakat di Kawasan Permukiman. (2008) Jakarta: Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman.

Dinas Kebersihan Pemerintah provinsi DKI Jakarta. (2011). Kondisi Sistem Pengelolaan Sampah DKI Jakarta (2010-2011). Jakarta: Pemda DKI.

Keputusan Menteri Kesehatan N0.829/Men-kes/SK/VII/1999. Persyaratan Kesehatan Perumahan dan Lingkungan Pemukiman. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Standar Nasional Indonesia (SNI) 3242:2008. Pengelolaan Sampah di Permukiman, Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pekerjaan Umum.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365