PEMBUATAN PAKAN LELE DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PUSPANEGARA CITEUREUP BOGOR

Lia Amalia, Mudjiarto Mudjiarto, Amo Sugiharto

Sari


Abstract

Indonesia's population of fish consumption in 2013 was only 35 kg per capita per year in 2014 targeting the consumption of 38 kg / capita / year. It is under the Malaysia and Singapore, which had reached 56.2 kg and 48.9 kg / capita / year. Fulfillment of food consumption of livestock products obtained through the provision of various poultry meat by 2.1%, eggs by 1.3% and 0.6% milk. Referring feed production to the situation analysis to identify issues that a very significant influence on the issue the following issues; a) short-term funding problems, b) the issue price of catfish feed, c) do not know the feed manufacturing technology, d) a small profit margin. Method approach to support the realization of this study, include; 1) theoretical approaches (workshops), 2) application field, 3) the evaluation approach. The results of this program is to get the product in the form of fish pellets that are used to form a model of feed that can increase the margin of catfish with specification: a) A. nutrient content and high protein so that it can accelerate the growth of seedlings b) Lower prices for products using local ingredients c). The availability of food is always guaranteed.

Keywords: feed cost, appropriate technology, alternative feed

                                     Abstrak

Penduduk Indonesia dari konsumsi ikan pada tahun 2013 hanya 35 kg per kapita per tahun menargetkan tahun 2014 konsumsi 38 kg / kapita / tahun. Hal ini di bawah Malaysia dan Singapura, yang telah mencapai 56,2 kg dan 48,9 kg / kapita / tahun. Pemenuhan konsumsi pangan masyarakat dari produk ternak yang diperoleh melalui penyediaan berbagai daging ternak sebesar 2,1%, telur 1,3% dan% susu 0.6. Referring produksi pakan untuk analisis situasi mengidentifikasi berbagai masalah yang berpengaruh sangat signifikan pada masalah masalah berikut; a) masalah pendanaan jangka pendek, b) masalah harga pakan lele, c) tidak tahu teknologi manufaktur pakan, d) Margin laba kecil. Metode pendekatan untuk mendukung realisasi penelitian ini, meliputi; 1) pendekatan teoritis (workshop), 2) aplikasi lapangan, 3) pendekatan evaluasi. Hasil dari program ini adalah untuk mendapatkan produk berupa pelet ikan yang digunakan untuk membentuk sebuah model pakan yang dapat meningkatkan margin lele dengan spesifikasi: a)Sebuah. kandungan gizi dan protein yang tinggi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan bibit b) Lebih rendah harga produk karena menggunakan bahan-bahan lokal c). Ketersediaan pakan yang selalu dijamin.

Kata kunci : pakan murah, teknologi tepat guna, pakan alternatif


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

Anonim. Budidaya Untuk Masa Depan, www.djpb.kkp.go.id

Diana Rafikasai. (2015). Konsumsi Ikan di Indonesia Masih Rendah, www. Lifestyle. sindonews.com

Khairuman, Khairul Amri. (2001). Membuat Pakan Ikan Konsumsi. Jakarta: Agro Media Pustaka.

Mudjiarto, Aliaras Wahid. (2008). Kewirausahaan, Motivasi dan Prestasi Dalam Karier Wirausaha. Edisi Pertama, Cetakan Pertama, Jakarta:UIEU-University Press.

Mudjiarto. (2014). Simona Tangguh dan Mandiri. Pedoman Pendampingan Program Kemitraan bagi Penyelenggara CSR di BUMN dan Perusahaan Swasta. @ HKI No. 067741. Jakarta.

Yustinus Mahu. (2011). Peta Permasalahan Keuangan Pengusaha UKM, Biasakan Impas Agar Usaha Anda Aman. Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365