PENDIDIKAN KESELAMATAN DI SEKOLAH PADA SISWA/I SDN 11 PAGI DURI KEPA JAKARTA BARAT

Fierdania Yusvita

Sari


Abstract

Safety education is education about safety in order to prevent, avoid or overcome the risk of injury and accidents. Safety education activities are part of a community service done to the students of SDN 11 Pagi Duri Kepa, West Jakarta, especially students at grade III and IV. The community service is part of Tridharma Perguruan Tinggi. This activity aims to enhance students knowledge about safety in schools, particularly regarding safety signs. Pangabdian masyarakat is an implementation method of this community in the form of education followed by questions and answers and roleplay. The results of this activity is the student of SDN 11 Pagi thorn Kepa has been able to identify potential hazards and safety risks and to know the signs of salvation which can be applied in schools, along with the meaning of each of these signs. The conclusion of this activity is an increase in students knowledge on safety signs at the school. Expected with the increasing knowledge of the signs of salvation, the awareness of students to behave safely increased.

 Keywords: safety education, safety risk, safety signs

Abstrak

Pendidikan keselamatan adalah pendidikan tentang keselamatan dalam rangka mencegah, menghindari atau menanggulangi terjadinya resiko cedera dan kecelakaan. Kegiatan pendidikan keselamatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan kepada siswa/i SDN 11 Pagi Duri Kepa Jakarta Barat, khususnya siswa/i kelas III dan IV. Adapun pengabdian masyarakat merupakan bagian dari tridharma pendidikan tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang keselamatan di sekolah, khususnya mengenai rambu-rambu keselamatan. Pelaksanaan pangabdian masyarakat ini menggunakan metode dalam bentuk edukasi dilanjutkan dengan tanya jawab dan role play. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa/i SDN 11 Pagi duri Kepa sudah dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan resiko keselamatan serta mengetahui rambu-rambu keselamatan yang dapat diterapkan di sekolah, berikut dengan arti dari masing-masing rambu tersebut. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai rambu-rambu keselamatan di sekolah. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan tentang rambu-rambu keselamatan, kesadaran siswa/i untuk berperilaku aman juga meningkat.

Kata Kunci : pendidikan keselamatan, resiko keselamatan, rambu-rambu keselamatan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

Barrios, L.C, Sherry, EJ & Gallagher, S.S. (2007). Legal Liability : The Consequences of School Injury. Journal of School Health, 273-279.

Maakip, I., Sulaiman, W.S.W., Ismail, R., & Jaafar, W.A.W. (2000). Pengetahuan kanak-kanak terhadap aspek-aspek keselamatan diri: Satu kajian awal. Seminar Psikologi – Psima.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Papalia, D.E., Olds, S.W., & Feldman, R.D. 2001. Human development. Eight Edition. New York: McGraw-Hill.

Puslitbang Kemenhub. (2013). Diskusi Litbang: Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama. Diakses dari http://www.dephub.go.id/read/berita/5727 pada tanggal 29 Agustus 2016 pukul 13.45 WIB

Sandy, Widia. (2012). Tingkat Pengetahuan Tentang Keselamatan Pada Siswa Sekolah Dasar. Diakses dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20309615-S42693-Widia%20Sandy.pdf pada tanggal 29 Agustus 2016 pukul 11.46 WIB

Sosnowska, S & Kostka, T. (2003). Epidemiology of School Accidents During A six School-Year Period in One Region in Poland. European Journal of Epidemiology, 977-982

Sugiyanto, G. & Malkhamah, S. (2008). Kajian Biaya Kemacetan, Biaya Polusi, dan Biaya Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Simposium Internasional XI Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT). Semarang : Universitas Diponegoro.

Sugiyanto, G. & Santi, Mina. (2015). Karakteristik Kecelakaan Lalu Lintas dan Pendidikan Keselamatan Berlalulintas Sejak Usia Dini : Studi Kasus di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika. Vol. 18. Semarang : Universitas Diponegoro.

Sumargi,A.M, Kurniawan,Y.,Waskito,J., Simanjuntak, E. (2005). Apa yang diketahui anak-anak sekolah dasar tentang keselamatan dirinya. INSAN. Vol 7. Diakses dari http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-03%20-%20Apa%20yang%20Diketahui%20Anak-anak%20Sekolah%20Dasar%20tentang%20Keselamatan%20Dirinya=Studi%20Pendahuluan%20tentang%20Pemahaman%20Akan%20Keselamatan%20Diri.pdf pada tanggal 7 September 2016.

Thomson, J.A. (1996). Child pedestrian accidents: What makes children vulnerable? Dalam B. Gilham & J.A. Thomson (Ed.). Child safety: problem and prevention from preschool to adolescence. London: Routhledge.

Widjajanti, E. (2012). Pengembangan Materi Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas Untuk Anak. Prosiding Simposium Internasional XI Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT). Semarang: Universitas Diponegoro.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365