UPAYA MENINGKATKAN ADAB DAN ETIKA BICARA SECARA ISLAMI PADA ANAK MINORITAS DI SEKOLAH MASTER DEPOK

Ernawati Ernawati

Sari


Humans have many abilities compared to other creatures. One of the advantages of human being is writing and speaking. It is these two abilities that enable humans to form civilizations from time to time. Speaking is easier to interact with other people than writing. Because it is too easy to do, humans often release when talking, especially when humans are in an unstable emotional state. Consequently, in everyday human interactions there are frequent disputes and hostilities. The way humans speak is influenced by many things including background, education, the environment, and others. It is these factors that determine the person's etiquette and ethics when speaking. Therefore, good habit of speaking should be familiarized by someone since early, because this habit will affect the quality of someone later in interacting with others. The purpose of this activity is to provide knowledge of how to speak good and true to others, in accordance with etiquette and ethics of Islam. Method of implementation of this activity through the presentation, lecture, and interaction between students with a source for 30 minutes at the School Master Depok. The result of this activity is the absorption of knowledge about etiquette and ethics of speaking to others in an Islamic way. The conclusion of this devotional activity, namely the presence of some students who often speak harshly to his friends already know that the way of speaking is wrong and they will change it.

 Keywords: etiquette, ethics, speaking


Manusia mempunyai banyak kemampuan dibandingkan dengan makhluk lainnya. Salah satu kelebihan manusia tersebut yaitu menulis dan berbicara. Dua kemampuan tersebutlah yang membuat manusia dapat membentuk peradaban dari masa ke masa. Berbicara lebih mudah dilakukan dalam berinteraksi dengan orang lain dibandingkan menulis. Karena terlalu mudah dilakukan, manusia sering  kelepasan saat berbicara, apalagi saat manusia tersebut dalam kondisi emosi tidak stabil. Akibatnya, dalam interaksi manusia sehari-hari sering terjadi perselisihan dan permusuhan.Cara berbicara manusia dipengaruhi banyak hal antara lain latar belakang, pendidikan, lingkungan, dan lain-lain. Faktor tersebutlah yang menentukan adab dan etika seseorang ketika berbicara. Oleh sebab itu kebiasaan berbicara yang baik harus dibiasakan oleh seseorang sejak dini, karena kebiasaan inilah yang akan mempengaruhi kualitas seseorang nantinya dalam berinteraksi dengan orang lain. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan cara berbicara yang baik dan benar kepada orang lain, sesuai dengan adab dan etika islam. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui presentasi, ceramah, dan interaksi timbal balik antara siswa dengan narasumber selama 30 menit di Sekolah Master Depok. Hasil kegiatan ini adalah adanya penyerapan pengetahuan tentang adab dan etika berbicara kepada orang lain secara islami. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini, yaitu adanya beberapa siswa yang sering berbicara kasar kepada teman-temannya telah mengetahui bahwa cara berbicaranya tersebut salah dan mereka akan merubahnya.

 Kata kunci: adab, etika, berbicara


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Artis Hardiyati (2015), “Inilah Bahaya Ghibah dan Hukuman bagi Pelakunyaâ€, http://www.ummi-online.com/inilah-bahaya-ghibah-dan-ancaman-bagi-pelakunya.html, diakses tanggal 29 Januari 2017.

Ilham Safutra (2016), “Jumlah Anak Jalanan Meningkat Jadi 4,1 Jutaâ€, https://www.jawapos.com/read/2016/03/29/22330/jumlah-anak-jalanan-meningkat-jadi-41-juta. Diakses tanggal 29 Januari 2017.

Inayatul Laeli (2014), “Bimbingan keagamaan pada anak dan perubahan akhlaknya (studi kasus anak jalanan di PLK Bima Sakti desa Mangunan Lor kecamatan Kebonagung kabupaten Demak)â€. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

Kusrin (2015), “Adab dan Etika Berbicara dalam Islamâ€, https://www.dakwatuna.com/2015/ 05/22/69038/adab-dan-etika-berbicara-dalam-islam/#axzz4vcnRe93M. Diakses tanggal 29 Januari 2017

Muh. Syawir Dahlan (2014), “Etika Komunikasi dalam Al Quran dan Haditsâ€, Jurnal Dakwah TablighVol. 15 (1) Juni 2014 :115-123.

Mus Mulyadi (2013), “Perilaku Ngelem pada Anak Jalananâ€, Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang.

Olaf Prasetya (2016), “Perilaku Sosial Anak Jalanan di Kawasan Simpang 4 Pasar Pagi Arengkaâ€, JOM Fisip Vol 3 No. 1 Februari 2016




DOI: https://doi.org/10.47007/abd.v3i2.1861

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266

email : [email protected]