PEMBERDAYAAN MASYRAKAT MELALUI SOSIALISASI PERBAIKAN GIZI IBU HAMIL DENGAN MENINGKATKAN KONSUMSI MAKANAN ALAMI

Prita Dhyani Swamilaksita, Devi Angeliana K., Mertien Sa’pang

Sari


Abstract

Instant food is a food that is practical and easy to obtain, one example of instant food is instant noodles. The critical point in instant noodles lies in all the ingredients it uses, such as; wheat flour, cooking oil, and seasonings that are not necessarily healthy and halal. Pregnant women who often consume instant foods are at risk of hypertension, where the consumption of carbohydrate sources is quite high such as fried foods, biscuits, chips almost every day and consumption of meatballs and fried noodles on average ≥ 3 times a week while daily food portions have also increased. Many studies have shown an association between instant food consumption and high sodium intake in pregnant women, while pregnant women who consume high sodium (≥2300 mg / day) influence the risk factors for hypertension in pregnant women with a 7.2 times greater risk of hypertension. Considering the dangerous risk of instant food, it is better for pregnant women to consume food from natural sources so that the degree of health of the mother and fetus can be improved. One way to increase consumption of natural foods is by way of socializing the importance of natural consumption for pregnant women. The socialization method used is using the lecture method. The result of this activity is a change in knowledge from before and after the socialization which means that this activity is quite effective in encouraging changes in the eating behavior of pregnant women.

 

Keywords: Natural foods, socialization of nutrition for pregnant women, nutrition for pregnant women

 

 

Abstrak

Makanan instan adalah makanan yang praktis dan mudah didapat, salah satu contoh makanan instan adalah mie instan.Titik kritis pada mie instan terletak pada semua bahan yang digunakannya, seperti; tepung terigu, minyak goreng, dan bumbu-bumbu yang belum tentu sehat dan halal. Ibu hamil yang sering mengonsumsi makanan instan beresiko mengalami hipertensi,dimana konsumsi sumber karbohidrat yang cukup tinggi seperti gorengan, biskuit, keripik hampir setiap hari dan konsumsi bakso dan mie goreng rata-rata ≥ 3 kali seminggu sementara porsi makanan sehari-hari juga sudah meningkat. Banyak penelitian yang menunjukan hubungan antara konsumsi makanan instan dengan tingginya asupan natrium pada ibu hamil, sedangkan ibu hamil yang mengonsumsi natrium tinggi (≥2300 mg/hari) mempengaruhi faktor risiko kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan risiko 7,2 kali lebih besar terjadinya hipertensi. Mengingat resiko yang berbahaya dari makanan instan ada baiknya ibu hamil mengkonsumsi makanan dari sumber alami sehingga derajat kesehatan ibu dan janin dapat ditingkatkan. Salah satu cara peningkatan konsumsi makanan alami yaitu dengan cara sosialisasi pentingnya konsumsi alami bagi ibu hamil. Metode sosialisasi yang digunakan yaitu menggunakan metode ceramah.Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi perubahan pengetahuan dari sebelum dan setelah sosialisasi yang berarti bahwa kegiatan ini cukup efektif mendorong perubahan perilaku makan ibu hamil.

 

Kata kunci: Makanan alami, sosialisasi gizi ibu hamil, gizi ibu hamil


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Atun L, dkk. (2014). Asupan Sumber Natrium, Rasio Kalium Natrium, Aktivitas Fisik, Dan Tekanan Darah Pada Pasien, MGMI. Volume 6.

Babatsikou, F dan Zavitsanou, A. (2010). Epidemiology of Hypertension In The Elderly. Health Sciene Journal.4(1).

Bobak, L. (2005). Keperawatan Maternitas, Edisi 4. Jakarta: EGC.

Carpenito, LJ. (2007). Buku Saku Diagnose Keperawatan. Jakarta: EGC.

Chairiah.(2012). Pengaruh Pola Makan Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Rsu Tanjung Pura Kabupaten Langkat, [Tesis]. Universitas Sumatera Utara: Medan.

Imaroh, I. I., Nugraheni, S. A., & Dharminto.(2018). Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu, Kota Semarang tahun 2017.Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal), 6(2), 570–580.

Muliyati, Syam, & Sirajuddin.(2011). Hubungan Pola Konsumsi Natrium dan Kalium Serta Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jlkan di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makasar.Media Gizi Masyarakat . Indonesia. 1 (1).

Valoka dan Reinaldi.(2017). Dampak Negatif Makanan Cepat Saji Terhadap Kesehatan Tubuh Manusia di Kota Bandung Melalui Still Life Photography.http://repository.unpas.ac.id/28077/4/BAB%20II.pdf. Diakses 29 April 2019.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN CETAK : 2406-8365