MEMANFAATKAN DIGITALISASI FOTOGRAFI UNTUK PENDOKUMENTASIAN KAIN BATIK KOLEKSI “MUSEUM BATIK DI PEKALONGAN”

Christophera Ratnasari Lucius, Ahmad Fuad, Nuryadi Nuryadi

Sari


Abstrak

Terwujudnya “Museum Batik di Pekalongan” yaitu untuk menjadi tempat pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia, sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap batik Indonesia. Kain batik adalah koleksi utama dari “Museum Batik di Pekalongan” dengan usia pembuatan yang berbeda-beda. Koleksi kain batik yang tersedia di museum mencapai hingga seribu lembar, dimana setengahnya adalah kain batik dengan ragam hias dan warna khas Batik Pekalongan. Salah satu tujuan didirikannya “Museum Batik di Pekalongan” yaitu untuk memberikan informasi tentang batik yang dapat dengan mudah diakses oleh user. Sebagai pusat informasi tentang batik, maka koleksi kain-kain batik sebagai obyek utama di “Museum Batik di Pekalongan” harus dijaga dan dipelihara keberadaannya. Pendokumentasian kain-kain Batik Pekalongan yang mencapai lebih dari lima ratus helai di “Museum Batik di Pekalongan” yang memiliki waktu produksi dari tahun 1900 hingga tahun 2000 perlu dilakukan secara digital, agar koleksi Batik Pekalongan sebagai salah satu budaya tak benda warisan manusia (intangible cultural heritage of humanity) tetap dapat dimanfaatkan bagi kepentingan dunia ilmu pengetahuan dalam skala lokal, nasional dan internasional, tanpa merusak kain-kain batik tersebut. Untuk urgensi tersebut, maka solusi dilaksanakan melalui Tahap Pendokumentasian secara Fotografi dan Tahap Pendokumentasian secara Digital.

 

Kata kunci : digitalisasi fotografi, kain batik, museum batik di pekalongan.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47007/abd.v7i03.4112

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266

email : [email protected]

 

Web Analytics View My Stats