Upaya Konservasi Air Tanah Di Desa Dawuhan Kulon Kabupaten Banyumas Melalui Implementasi Lubang Resapan Biopori

Dian Bhagawati

Sari


Pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk mendidik dan mendampingi Masyarakat Desa Dawuhan Kulon Kecamatan Kedungbanteng dalam  upaya menjaga kelestarian air tanh dengan membuat lubang resapan biopori. Hal itu sangat perlu dilakukan  karena pengetahuan dan keterampilan terkait pembuatan lubang resapan biopori, belum dimiliki oleh khalayak sasaran. Metode yang digunakan adalah partisipatif, dikombinasi dengan knowledge transfer serta learning by doing, yang terbagi dalam  empat bagian yaitu: persiapan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, serta pendampingan, sebagai bentuk tindak lanjut. Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan baik dan lancar, berkat dukungan dari berbagai pihak yang terkait. Khayalak sasaran telah mampu membuat lubang biopori secara swadaya di lingkungan tempat tinggal masing-masing.  Selain itu, peserta pelatihan juga mampu menularkan pengetahuan dan keterampilannya dalam membuat lubang resapan biopori kepada warga masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.


Kata Kunci


pelatihan, lubang resapan biopori, desa dawuhan Kulon.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abna, I. M., M. Radji , S.T.Rahayu , VWidjaja , R.A.S.T.Marbun, A.F.Kiswaningtias, A.N.Afifah, & N.Wahyunisha.(2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program KKN Tematik Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur. Jurnal Abdimas 9 (3): 288-289

Agus, F., A. Abdurachman., A. Rachman., S.H. Tala’ohu, A. Dariah., B. R. Prawiradiputra., B. Hafif., & S. Wiganda. 1999. Teknik Konservasi Tanah dan Air. Sekretariat Tim Pengendalian Bantuan Penghijauan dan Reboisasi Pusat: Jakarta.

Bhagawati, D., Nuryanto, A., Rahayu, D. R. U. S., Pulungsari, A. E., Winarni, E. T., & Rukayah, S. (2021). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Dawuhan Kulon Kabupaten Banyumas Melalui Knowlegde Transfer Pembenihan Ikan. Populis: Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(2), 121-135.

Ichsan, I., & Hulalata, Z. S. (2018). Analisa Penerapan Resapan Biopori Pada Kawasan Rawan Banjir Di Kecamatan Telaga Biru. Gorontalo Journal of Infrastructure and Science Engineering, 1(1), 33-46.

Jacobson, N., Butterill, D., & Goering, P. (2004). Organizational factors that influence university-based researchers’ engagement in knowledge transfer activities. Science Communication, 25(3), 246-259.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Air Tanah

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2008 Tentang Air Tanah

Prameswari, D., Supriyanto, S., Saharjo, B. H., Wasis, B., & Pamoengkas, P. (2015). Aplikasi Lubang Resapan Biopori Dan Cross Drain Untuk Rehabilitasi Di Jalan Sarad. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 12(2), 177-189.

Sanitya, R. S., & Burhanudin, H. (2013). Penentuan lokasi dan jumlah lubang resapan biopori di kawasan DAS Cikapundung bagian tengah. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 13(1):1-13

Sutandi, M. C., Husada, G., Tjandrapuspa, K., Rahmat, D., & Sosanto, T. (2013). Penggunaan Lubang Resapan Biopori untuk Minimalisasi Dampak Bahaya Banjir pada Kecamatan Sukajadi Kelurahan Sukawarna RW004 Bandung. Konferensi Nasional Teknik Sipil, 7, 24-26.

Widiya, M., & Krisnawati, Y. (2017). Perbandingan Efektifitas Laju Resapan Air berdasarkan Variasi dan Umur Sampah dalam Teknologi Resapan Biopor. In Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal (pp. 489-496).

Yohana, C., Griandini, D., & Muzambeq, S. (2017). Penerapan pembuatan teknik lubang biopori resapan sebagai upaya pengendalian banjir. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 1(2), 296-308.




DOI: https://doi.org/10.47007/abd.v9i05.6459

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266

email : [email protected]

 

Web Analytics View My Stats