Studi Etnobotani Keanekaragaman Tanaman Obat Dalam Menunjang Kesehatan Masyarakat Di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya
Abstract
Indonesia dikenal dengan kekayaan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa, termasuk berbagai tanaman obat yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alternatif pengobatan. Namun, seiring dengan perkembangan modernisasi, pengetahuan tradisional ini menghadapi ancaman kepunahan sehingga diperlukan penelitian untuk mendokumentasikan dan melestarikan pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keanekaragaman tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat di Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, serta menghitung nilai Species Use Value (SUV), Family Use Value (FUV), dan Plant Part Value (PPV). Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dan participatory rural appraisal dengan pendekatan deskriptif-eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner dari 23 responden yang dipilih secara snawaball sampling dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat 31 spesies tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Tanamana Patrawali (Tinospora crispa) memiliki nilai SUV tertinggi (0,22), sedangkan famili Zingiberaceae memperoleh nilai FUV tertinggi (0,26). Daun merupakan bagian tanaman yang paling sering digunakan (PPV 45,16%). Metode pengolahan yang paling umum adalah perebusan (64,5%), dengan cara penggunaan utama adalah diminum (67,7%). Sebagian besar tanaman diperoleh dari pekarangan rumah (45,16%).
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.47007/ap.v8i1.10722
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266
email : [email protected]
.png)






.png)
