Pengaruh Pemberian Salep Ekstrak Wortel (Daucus carota L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Tikus (Rattus novergicus) Pada Fase Proliferasi

Anfal Kaifa, Miftah Irrahmah, Gestina Aliska

Abstract


Luka bakar merupakan masalah kesehatan yang serius di dunia. Beberapa tanaman diketahui memiliki potensi untuk menyembuhkan luka, salah satunya adalah wortel (Daucus carota). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak wortel terhadap penyembuhan luka bakar tikus (Rattus novergicus). Jenis penelitian ini dalah penelitian eksperimental dengan rancangan the post test only control group design. Subjek penelitian adalah 18 ekor tikus  yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu  kelompok kontrol (K), kelompok perlakuan 1 (P1), dan kelompok perlakuan 2 (P2). Masing-masing kelompok terdiri dari enam (6) ekor tikus. Plat logam (1,5 cm x 1,5 cm) yang dipanaskan digunakan untuk menghasilkan luka bakar pada mencit. Ekstrak wortel 4% diberikan kepada kelompok perlakuan 1 (P1) dan ekstrak wortel 8% diberikan kepada kelompok perlakuan 2 (P2) selama 7 hari. Besar persentase pengerutan diameter luka diukur setiap hari dari hari pertama hingga hari ketujuh. Pada hari ke-7 setelah luka, tikus dieuthanasia untuk diambil jaringan luka, dan dilakukan pemeriksaan secara histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian salep ekstrak wortel tidak memberikan pengaruh yang signifikan (p > 0,05) terhadap pembentukan jaringan granulasi dan pengerutan diameter luka. Kesimpulan penelitian ini adalah salep ekstrak wortel tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyembuhan luka bakar tikus pada fase proliferasi.


References


Evers LH, Bhavsar D, Mailander P. The biology of burn injury. Exp Dermatol. 2010;19:777-83.

Mock C, Peck M, Peden M, Krug E. A WHO plan for burn prevention and care. Geneva: WHO; 2008.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013.

Latifa K. Asuhan keperawatan luka bakar listrik pada Tn. A dengan aplikasi aroma terapi mawar di ruang luka bakar RSUP DR. M. Djamil Padang [Diploma Thesis]. Universitas Andalas; 2017.

Prasetyono TO. General concept of wound healing. MJI. 2009;18(3):208-16.

Orsted H, David K, Louis F, Marie F. Basic principles of wound healing. Wound Care Canada. CAWC. 2011;9(2):4-13

Church D, Elsayed S, Reid O, Winston B, Lindsay R. Burn wound infections. Clin Microbiol Rev. 2006;19(2):903-34.

Nazhifah, Rustini, Darwin D. Uji sensitivitas isolat bakteri dari pasien luka bakar di bangsal luka bakar RSUP DR. M. Djamil Padang. Prosiding seminar nasional perkembangan terkini sains farmasi dan klinik III. Padang: Fakultas Farmasi Universitas Andalas. 2013;212-20.

Cahyono B. Wortel teknik budidaya dan analisis usaha tani. Kanisius. Yogyakarta. 2002.

Silva Dias JC. Nutritional and health benefits of carrots and their seed extracts. Food Nutr Sci. 2014;5:2147-56.

Pang Y, Yan Z, Luqi H. Effects and mechanism of total flavonoids from Blumea Balsamifera (L.) DC. on skin wound in rats. Int J Mol Sci. 2017;18:2776

Kim Y, Ik-Hyun C, Moon-Jin J. Theurapetic effect of total Ginseng Saponin on skin wound healing. J Ginseng Res. 2011;35(3):360-67.

World Health Organization. General guideline for methodologies on research and evluation of traditional medicine. Geneva: WHO; 2000.

Charan J, Kantharia ND. How to calculate sample size in animal studies. J Pharmacol Pharmacother. 2013;4(4):303-6.

Patil K, Amit D, Sucheta D. Pharmacological evaluation of ethanolic extract of Daucus Carota L root formulated cream on wound healing using excision and incision wound model. Asian J Pac Trop Biomed. 2012;646-55

Pereira D, Maria H, Nicodemos T, Ana M, Maria T. Development of animal model for studying deep second-degree thermal burns. J Biomed Biotechnol. 2012.

Kapoor M, Howard R, Hall I, Appleton I. Effects of epicatechin gallate on wound healing and scar formation in a full thickness incisional wound healing model in rats. Am J Pathol. 2004;165(1): 299-307.

Efron DE, Are C, Park JE, Ahuja V. Wound healing. Dalam: Brunicardi FC, Billiar TR, Dunn DL, Hunter JG, Pollock RE. Schwartz’s principles of surgery: McGraw-Hills Access Medicine. 2007.

Sabol F, Dancakova L, Gal P. Immunohistological changes in skin wounds during the early periods of healing in a rat model. Veterina Mediciana. 2012;(2):77-82

Li WW, Dimitris T, Vincent WL. Angiogenesis: a control point for normal and delayed wound healing. Contemporary surgery. 2003;5-11.

Broughton G, Janis JE, Attinger CE. The basic science of wound healing. Plastic and Reconstructive Surgery. 2006; 117(7): 12-34.

Candra S, Susilawati E, Andyana K. Pengaruh gel ekstrak daun kerehau (Callicarpa longifolia Lam.) terhadap penyembuhan luka pada model tikus diabetes. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2018;6(2):70-80

Robson MC. Proliferative scarring. Surg Clin North Am 2003;83:557–69.




DOI: https://doi.org/10.47007/ap.v3i2.4476

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266

email : [email protected]