Pola Peresepan Antibiotik Pasien ISK Rawat Inap di RSUD Provinsi NTB Tahun 2019

Rizka Amalia, Candra Eka Puspitasari, Dewi Suryani

Abstract


ISK merupakan penyakit yang sering terjadi pada semua usia dan sering dijumpai diberbagai negara. Angka kejadian ISK di Indonesia termasuk dalam kasus tertinggi yaitu berkisar antara 39-60%. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola peresepan antibiotik pasien ISK di RSUD Provinsi NTB tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain cross sectional. Metode pengumpulan data secara retrospektif yaitu dengan melihat rekam medis pasien yang terdiagnosa ISK di RSUD Provinsi NTB pada periode Januari hingga Desember 2019. Jumlah pasien yang berjumlah 47 orang telah memenuhi kriteria inklusi yang terdiri dari 57,45% laki-laki dan 42,55% perempuan. Klasifikasi ISK berdasarkan usia pasien didominasi pada usia <1 tahun (16,33%) dan usia 1-12 tahun (18,37%). Penggunaan antibiotik pada pasien ISK di RSUD Provinsi NTB tahun 2019 dikelompokkan menjadi 8 golongan, dimana  penggunaannya diberikan secara tunggal dan kombinasi. Terapi antibiotik tunggal didominasi oleh golongan sefalosporin yaitu sebesar 60,45%, dengan antibiotik terbanyak adalah seftriakson (36%). Sedangkan terapi antibiotik kombinasi 2 antibiotik didominasi oleh kombinasi antara seftriakson dengan metronidazol sebesar 18,75%.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47007/ap.v4i1.4904

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266

email : [email protected]