Penataan Kembali Taman Kota Berdasarkan Kriteria Kualitas Taman (Studi Kasus Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat)

Elsa Martini

Abstract


Pada saat ini DKI Jakarta memiliki Ruang Terbuka Hijau sebesar 9,6% dari target 13,94% total wilayah kota. Sasaran dari pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta adalah Ruang Terbuka Hijau yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan kota, dapat meningkatkan kualitas visual kota dan juga memberikan dapak positif terhadap tingkat kesejahteraan sosial warganya. Sasaran secara kualitatif adalah untuk mendapatkan kualitas lingkungan fisik kota. Kecamatan Senen mempunyai Taman kota yang cukup besar yaitu Taman Lapangan Banteng seluas 4,393 ha yang lokasinya sangat strategis yaitu berada di tengah – tengah jalan di keempat sisinya berhadapan gedung – gedung perkantoran , mesjid, gereja dan hotel. Dengan adanya Taman Lapangan Banteng seharusnya sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar dan luar sekitar akan fasilitas berolah raga, rekreasi, berinteraksi sosial. Tetapi pada kenyataannya keberadaan Taman Lapangan Banteng masih kurang berfungsi dengan baik bila dinilai dari kriteria kualitas taman. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah menata kembali Taman Lapangan Banteng berdasarkan kriteria kualitas taman berdasarkan nilai keinginan dan kepuasan pengunjung yang datang. Dalam hal ini penataan kembali dengan maksud, tidak merubah tatanan Taman secara keseluruhan melainkan hanya bagian yang masih dianggap kurang dilihat dari kriteria kualitas taman berdasarkan nilai keinginan dan kepuasan pengunjung. Dari hasil analisis dapat diperoleh bahwa Taman Lapangan Banteng sebagai taman kota berdasarkan kriteria kualitas taman terdapat kekurangan seperti lahan parkir yang terbatas, fasilitas kantin yang belum ada dan juga perbaikan penerangan. Kesimpulannya adalah Taman Lapangan Banteng berdasarkan kriteria kualitas taman masih ada kekurangan pada bagian – bagian tertentu dari taman sehingga diusulkan adanya beberapa penambahan fasilitas pada taman.

 

Kata kunci:  taman lapangan banteng, kualitas tanaman, fasilitas taman  


References


Bennet, Corwin, “Space for people, Human Factors in Design”, Prentice Hall, New York, 1977.

Budihardjo, Eko dan Djoko Sujarto, “Kota Berkelanjutan”, Alumni Bandung, 1999.

Carr, Stephen, et.al., “Publik Space”, Cambridge University Press, Cambridge, 1922.

Gold, Seymour M., “Recreation Planning and Design”, Mcgraw-hill, New York, 1980.

Rubenstein, Harvey M., “Pedestrian Malls, Streetscapes and Urban Spaces”, John Wiley & Sons, Inc, New York, 1992.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.