PRODUK BIOETANOL DAGING BUAH SAWO (MANILKARA ZAPOTA L.) SECARA FERMENTASI BATCH DENGAN SACCHAROMYCES CEREVISIAE

Yonatan Eden, Sri Teguh Rahayu

Abstract


Buah sawo (Manilkara zapota L.) merupakan komoditas perkebunan yang sejauh ini kurang dimanfaatkan masyarakat Indonesia dan penelitian menunjukkan bahwa sawo memiliki kandungan karbohidrat yang snagat tinggi (72,8%). Pada penelitian ini senyawa karbohidrat yang terkandung pada daging buah sawo digunakan sebagai substrat oleh Saccharomyces cerevisiae untuk membentuk senyawa alkohol. Adanya enzim intracellular β-glucosidase (GH1-1), mampu mengubah senyawa karbohidrat yang terkandung dalam daging buah sawo menjadi etanol. Pada penelitian ini etanol diperoleh dari hasil fermentasi selama 144 jam secara aaerob pada suhu ruang. Adanya variasi jumlah inoculum yang ditambahkan ke dalam medium fermentasi (5; 7,5 dan 10% (v/v) menunjukkan ada peningkatan kadar etanol yang dihasilkan, di mana berturut-turut 5,0; 6,0; dan 6,5% (v/v). Hasil pemurnian dengan metode destilasi pada suhu 78 ˚C juga memperlihatkan kemurnian produk yang tinggi, yakni berturut-turut 80, 82 dan 83%.  Oleh karena itu, produk biomassa ini dapat dikategorikan sebagai bahan alternatif penganti BBM.

Kata kunci : Bioetanol, daging buah sawo, fermentasi batch, Saccharomyces cerevisiae


Full Text:

PDF

References


Arnata, I Wayan dan A.A.M. Dewi Anggraeni. 2013. Rekayasa Bioproses Produksi Bioetanol dari Ubi Kayu dengan Teknik Ko-Kultur Ragi Tape dan Saccharomyces cerevisiae. J. PS Tek.Pertanian. Vol 7 (2)

Azizah, N, A.N. Al-Baarri, dan S. Mulyani. 2012. Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kadar Alkohol, pH, dan Produksi Gas pada Proses Fermentasi Bioetanol dari Whey dengan Substitusi Kulit Nanas. J Apl Teknol Pangan. Vol 1(2): 72–7

Departemen Kesehatan RI. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal 1030-1036.

Stanley, D., A. B., S. Fraser, P.J. Chambers, dan G.A.Stanley. 2010. The Etanol Stress Response and Ethanol Tolerance of Saccharomyces cerevisiae, J. Appl.Mricrobiol. Vol 109 (1)

Domingues, L., P.M.R. Guimaraes dan C. Oliveira. 2010. Metabolic engineering of Saccharomyces cerevisiae for lactose/whey fermentation. Bioengineered Bugs. Vol 1(3) : 164-171

Lee, W.H. dan Y.S. Jin. 2017. Evaluation of ethanol production activity bt engineered Saccharomyces cerevisiae fermenting cellobiose through the phosphorolytic pathway in simultaneous saccharification and fermentation of cellulose. J. Microbiol. Biotechnol. Vol 27(9) : 1649-1656

Setiawati, D.R., A.R. Sinaga dan T.K. Dewi. 2013. Proses Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok. Jurnal Teknik Kimia. Vol. 19(1)

D' Amore, T., C.J. Panchal, dan G.G. Stewart. 1988. Intracellular Ethanol Accumulation in Saccharomyces cerevisiae During fermentation. Appl.Environ.Microbiol.. Vol 51(1): 197-200

P. Purkan, A. Baktir, N.N.T. Puspaningsih, and M. Ni'mah. 2017. Direct Conversion of Starch to Ethanol Using Recombinant Saccharomyces cerevisiae Containing Glucoamylase Gene. AIP Conference Preceedings 1888,020041.

Prabowo, E.S., N.E. Ajiwihanto, E.S.Baruna, F.Indarwati, F. Indarwati, I.G. Anutomo, Z. Thaib, L. Ambarsari, M. Yusuf, V.M.Suzanty, D.P. Pratama, dan H. Yuaningrat. 2017. Ministry of Energy and Mineral Resources Republic of Indonesia: Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia. Jakarta; ISSN 2528-3464

Zabed, H.., G. Faruq, J.N. Sahu, M.S. Azirun, R. Hashim, A.N. Boyce. 2014. Bioethanol production from fermentable sugar juice. Sci World J.. Vol 2014


Refbacks

  • There are currently no refbacks.