Hubungan Pengetahuan Pasien Tentang Tuberkulosis Paru dengan Perilaku Kepatuhan Berobat di Poliklinik Paru Rumah Sakit Umum Daerah Serang Tahun 2008

Intan Silviana Mustikawati, Enung Nurhayati

Abstract


Abstrak

Pengobatan tuberculosis paru yang efektif sudah tersedia tapi sampai saat ini tuberkulosis paru masih tetap menjadi masalah kesehatan dunia yang utama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku kepatuhan berobat di Poliklinik Paru Rumah Sakit Umum Daerah Serang. Metode penelitian adalah cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 90 orang secara purposive sampling. Dimensi pengetahuan mengenai tuberkulosis meliputi definisi, penyebab, gejala, cara penularan dan pencegahan. Dimensi perilaku kepatuhan berobat yaitu frekuensi kehadiran berobat dan waktu atau jumlah obat yang diminum, diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan korelasi pearson. Sebagian besar laki-laki berumur 25-44 tahun, SMA, wiraswasta dan wilayah tempat tinggal terbesar di Padarincang. Uji statistik korelasi  Spearman’s didapatkan nilai r : 0.457. Hasil uji statistik Spearman’s memperoleh P Value 0,000 sehingga P Value < α (0.01) hal ini dapat disimpulkan bahwa hubungan kedua variabel tersebut antara variable pengetahuan dan variabel perilaku kepatuhan terdapat hubungan yang cukup. Dengan demikian arah hubungan kedua variable adalah positif  artinya semakin baik  pengetahuan  pasien tentang tuberkulosis paru maka semakin baik pula perilaku kepatuhan berobat pasien dan kedua variabel tersebut mempunyai hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasien tuberculosis paru berhubungan dengan perilaku kepatuhan berobat di Poliklinik Paru Rumah Sakit Umum Daerah Serang

Kata Kunci: Pengetahuan Tuberkulosis Paru, Perilaku Kepatuhan Berobat, Pasien


References


Daftar Pustaka

Departemen Kesehatan RI, ”Pedoman Nasional Penanggulangan Tuber-kulosis”, Jakarta, 2002.

_______________________, ”Pedoman Nasional Pe-nanggulangan Tuber-kulosis”, Jakarta, 2007.

Junaedi, Purnadi, ”Kapita Selekta Kedokteran”, UI, Jakarta, 1982.

Muhlisi, La Ode, ”Pengaruh Gender Terhadap Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberku-losis Dengan Menggunakan Program DOTS Di Kabupaten Purworejo”, Tesis Sarjana S-2 Fakultas Ilmu Kese-hatan Mayarakat Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, 2004.

Meprofarm Pharma Industries, ”TBC Indonesia”, http;//www.medicas tore.com/med/index.phpdiakses 24 November 2008.

Nadesul, Hendrawan, ”Penyebab Pence-gahan dan Pengobatan TBC”, Puspa Swara, Jakarta, 1992.

Notoatmodjo, Soekidjo, ”Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip Dasar”, Rineka Cipta, Jakarta, 1997.

___________________, ”Pendidikan dan Perilaku Kesehatan”, Rineka Cipta, Jakarta, 2003.

____________________, ”Metodologi Penelitian Kesehatan”, Rineka Cip-ta, Jakarta, 2002.

Riduwan, ”Dasar-Dasar Statitistika”, Alfa-beta, Bandung, 2006.

RSP Saroso, Sulianti, ”POKJA AIDS”, http;//www.aids-rspss.com, diakses 24 No vember 2008.

Sudoyo, Aru W, dan Setiyohadi Bambang (Eds), ”Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam”, UI Press, Jakarta, 2007.

Sugiyono, ”Statistika Untuk Penelitian”, Alfabeta, Bandung, 2007.

Suryani, Eko, ”Pendidikan Kesehatan Ba-gian dari Promosi Kesehatan”, Ftra-maya, Jakarta, 2002.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.