Pengembangan Konstruksi Contentious Politic Theory Dalam Konstestasi Demokrasi Politik Lokal Pasca Reformasi Politik 1998

Rizal A. Hidayat

Abstract


Abstrak

Tulisan ini mendeskripsikan konstruksi bangunan Contentious Politic Theory dalam merespon konsolidasi demokrasi di tingkat lokal pasca reformasi politik 1998. Dalam fase konsolidasi ini , terjadi pergeseran relasi antara pusat-daerah yang bermuara pada pergeseran locus state formation dan social formation. Pergeseran tersebut berada pada aras locus kemunculan sinisme dan dis-trust sebagai modal dasar re-positioning daerah kepada pusat. Implikasi re-positioning yang terjadi kemudian adalah terjadinya konflik kepentingan bermuatan kekuatan simbolik lokal seperti atavisme dan indigenisme dalam menguatkan posisi konflik.  Kekuatan-kekuatan simbolik tersebut kemudian digerakkan oleh para local strongment sebagai modus operandi gerakan perseteruan politik dengan mengeksistensikan persaingan kekuatan politik mereka dalam mengontrol dan mengendalikan konstelasi politik lokal.  Konstelasi politik yang dijabarkan dalam konteks dan motif gerakan politik di antara para local strongment ( aktor-aktor politik lokal ) inilah yang memetakan tipologi contentious politic. Perkembangan tipologi Contentious Politic ini adalah konflik vertikal-horizontal skala mikro dan makro, berikut juga konflik horizontal-vertikal skala mikro dan makro.

Kata Kunci:contentious politic theory, kontestasi politik, konflik vertikal-horizontal


References


Daftar Pustaka

Agustino, Leo, “Sisi Gelap Otonomi Daerah : Sisi Gelap Desentralisasi Di Indonesia Berbanding Era Sen-tralisasi”, Widya Padjadjaran, Bandung, 2011.

Baswedan, Anies, “Kata Pengantar”, Dalam: Henk Schulte Nordholt & Gerry Van Klinken, Politik Lokal Di Indonesia, KITLV&Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2007.

Dwipayana, AAGN Ari, “Desa Adat: Antara Otentisitas Dan Demokra-si”, Dalam Abdul Gaffar Karim, Kompleksitas Persoalan Otonomi Daerah Di Indonesia, Pustaka Pe-lajar, Yogyakarta, 2006.

Duverger, Maurice, “Sosiologi Politik”, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2000.

Hadi, Kisno, “Politik Kartel Dalam Pilkada Kalimantan Tengah”, Dalam AIPI (Asosiasi Ilmu Politik Indonesia), Memasuki Dasawarsa Kedua Oto-nomi Daerah: Evaluasi Dan Pros-pek, Jurnal Ilmu Politik, Vol 21, Pustaka Pelajar, Jakarta, 2010.

Maliki, Zainudin, “Sosiologi Politik :Makna Kekuasaan Dan Transformasi Poli-tik”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2010.

Klinken, G, Van, “Perang Kota Kecil : kekerasan Komunal Dan Demokra-tisasi Di Indonesia”, KITLV – Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2010.

Situmorang, Abdul Wahib, “Gerakan So-sial: Studi kasus Beberapa Perlawa-nan”, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.