Perilaku Konsumsi Air Bersih pada Ibu-ibu di RW 04, Bantaran Sungai Ciliwung, Kelurahan Manggarai, Jakarta

Intan Silviana Mustikawati

Abstract


Abstrak

Air merupakan faktor penting dalam pemenuhan kebutuhan vital bagi manusia, diantaranya sebagai air minum atau keperluan rumah tangga lainnya, Kualitas air yang tidak bersih dapat menyebabkan kesakitan pada manusia (water born diseases), seperti penyakit typhus, diare, dan kolera, Status mutu air Sungai Ciliwung sudah berada pada status mutu E (cemar sangat berat), dimana sudah tidak layak untuk dikonsumsi, Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis perilaku konsumsi air bersih pada ibu-ibu yang tinggal di RW 04, Bantaran Sungai Ciliwung, Kelurahan Manggarai, Jakarta, Responden dalam penelitian ini yaitu ibu-ibu yang tinggal di RW 04, Bantaran Sungai Ciliwung, Kelurahan Manggarai, Jakarta yang berjumlah 80 orang yang diambil melalui purposive sampling, Pengukuran kualitas air dilakukan dengan menggunakan Mobile Water Quality Analyzer, Sebagian besar ibu-ibu berumur 15-35 tahun (71,2 %), berpendidikan SMA (45%), tidak bekerja (90%), dan berpenghasilan 1,5-2,5 juta per bulan (52,5%), Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu-ibu di RW 04, Bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta memiliki pengetahuan yang baik mengenai konsumsi air bersih, memiliki sikap yang kurang baik mengenai konsumsi air bersih, dan memiliki perilaku konsumsi air bersih yang kurang baik, Berdasarkan uji statistic χ², didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan mengenai konsumsi air bersih dengan perilaku konsumsi air bersih (p value > 0,05) dan tidak ada hubungan antara sikap mengenai konsumsi air bersih dengan perilaku konsumsi air bersih (p value > 0,05), Kualitas air Sungai Ciliwung memiliki kadar Cadmium (0,25583 mg/L) dan Zinc (0,44370 mg/L) yang cukup tinggi, sementara kadar pH, Tembaga dan Manganese masih berada didalam batas normal, Perlu adanya penyuluhan mengenai perilaku konsumsi ar bersih kepada ibu-ibu di RW 04 di bantaran sungai Ciliwung, agar perilaku yang masih kurang baik dalam mengkonsumsi air bersih dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,

Kata kunci: perilaku konsumsi air bersih, kualitas air


References


Daftar Pustaka

Bloom, B, Psikologi pendidikan , Jakarta, 1908.

_______, 1971, Taxonomi of Educational Objectives; The Classification of Education Goals, David McKay Company Inc, New York, 1971

Chandra, Budiman, Pengantar Kesehatan Lingkungan, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Medan, 2007

Effendi H, Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaa Sumberdaya Lingkungan Perairan, Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, 2000

Green, L, W, Kreuter, Health Promotion Planning, An Educational and Environmental Approach, 2nd Edition, Mayfield Publishing Company, California, 2000

Notoatmodjo, 2003, Prinsip-Prinsip Dasar

Ilmu Kesehatan Masyarakat, Cet, ke-2, Mei, Jakarta : Rineka Cipta, 2003,

, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Rineka Cipta, Jakarta, 2007.

Peraturan Menteri Kesehatan No,416 Tahun 1990, Tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air, Jakarta

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No, 82 Tahun 2001, Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air,

Slamet, Juli Soemirat, Kesehatan Lingkungan, Gajahmada University Press, Yogyakarta, 2002

Sudarmadji, J, Mukono dan Corie I,P, 2006, Toksikologi Logam Berat B3 dan Dampaknya Terhadap Kesehatan, Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol, 2, No, 2, Januari 2006: 129-142, 2006

Rand,M,C: A,E Greenberg and M,J Taras, 1975, Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater, American Public Health Association, Washington, D.C, 1975

Widaningrum, Miskiyah dan Suismono, Bahaya Kontaminasi Logam Berat Dalam Sayuran dan Alternatif Pencegahan Cemarannya, Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian Vol, 3 2007 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, 2007

Yassi Annalee et al, Basic Environmental Health: Oxford University Press, 2001


Refbacks

  • There are currently no refbacks.