Peningkatan Kualitas Farmasi Rawat Jalan Non-Bpjs Rs Atma Jaya Dengan Metode Lean Six Sigma
Abstract
Layanan farmasi rawat jalan berperan penting dalam memastikan kualitas layanan namun seringkali menghadapi tantangan seperti waktu tunggu yang lama dan alur kerja yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi alur kerja rawat jalan di RS Atma Jaya dengan menggunakan pendekatan Lean Six Sigma dan mengidentifikasi waste pada proses pelayanan. Studi ini juga mengusulkan perbaikan alur kerja melalui Future Stream Mapping untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan telaah dokumen. Alur proses dianalisis menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk mengidentifikasi Value Added Activities (VAA) dan Non-Value Added Activities (NVAA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total waktu proses (Total Process Time, TPT) untuk resep jadi adalah 18,62 menit, sementara untuk resep racikan mencapai 92,46 menit, dengan dominasi NVAA sebesar 69,93% pada resep jadi dan 66,89% pada resep racikan. Waste yang teridentifikasi meliputi waste waiting (17%), transportasi (13,2%), inventori (10,6%), over proses (12,3%), Motion (11,8%), overproduction (11,3%), defek (10,6%), dan potensi manusia (13,2%), dengan hasil akhir waste waiting adalah sumber utama inefisiensi. Usulan perbaikan melalui Future Stream Mapping diperkirakan mampu mengurangi TPT sebesar 38% untuk resep jadi dan 43% untuk resep racikan. Kesimpulan: Pendekatan Lean Six Sigma terbukti efektif dalam mengidentifikasi pemborosan dan merancang perbaikan alur pelayanan farmasi. Implementasi sistem e-prescription yang lebih terintegrasi dapat mengurangi NVAA, meningkatkan efisiensi, dan mendukung pelayanan yang lebih optimal. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan sistem pelayanan farmasi yang lebih efisien dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kepuasan pasien.
Kata Kunci : Lean Six Sigma, Current Stream Mapping, Future Stream Mapping, pelayanan farmasi
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
SIGMA). In StatPearls [Internet. StatPearls Publishing.
de Barros, L. B., Bassi, L. de C., Caldas, L. P., Sarantopoulos, A., Zeferino, E. B. B., Minatogawa, V., & Gasparino, R. C. (2021). Lean Healthcare Tools for Processes Evaluation: an Integrative Review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(14), 7389.
Kemenkes. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 30 Tahun 2022 Tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sakit, Laboratorium.
Nugroho, T., Ratri, D. R., & Saelan, T. (2019). The Bottleneck of Compounding Medicine Waiting Time. Journal of Hospital Management, 1(1), 9–15.
Olanrewaju. (2019). Lean Six Sigma Methodology Application in the Manufacturing Industry- A Review. American Journal of Mechanical and Industrial Engineering.
Sallam, M. (2024). Enhancing Hospital Pharmacy Operations Through Lean and Six Sigma Strategies: A Systematic Review. Cureus, 16(3).
DOI: https://doi.org/10.47007/hp.v6i02.9370
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Health Publica
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Telp : 021 5674223 ext 266
View My Stats


2.png)






