HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKABUMI KOTA SUKABUMI

ady waluya, Bagas Letu Pamungkas

Abstract


Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronik tidak menular. DM menimbulkan berbagai gejala dan komplikasi yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Untuk meningkatkan kualitas hidup maka pasien harus mampu melaksanakan self care dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi Kota Sukabumi. DM merupakan penyakit gangguan metabolik akibat pankreas tidak menproduksi cukup insulin. self care merupakan perilaku yang dapat dipelajari dan merupakan suatu tindakan sebagai respons atau suatu kebutuhan. Kualitas hidup merupakan persepsi secara individu mengenai, tujuan, harapan, standar, dan perhatian terhadap kehidupan yang dialami. Jenis penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 120 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki self care yaitu kurang sebanyak 61 orang (50,8%), dan memiliki kualitas hidup baik sebanyak 55 orang (45,8%). Terdapat hubungan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi Kota Sukabumi dengan nilai p-vaue 0,000. Kesimpulan ada hubungan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II. Diharapkan Puskesmas Sukabumi dapat memberikan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan terkait proses penyakit diabetes melitus, dan peningkatan self care atau perawatan diri.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.