PENGARUH BELAJAR MANDIRI DAN PEMBERIAN UMPAN BALIK TERHADAP KETERAMPILAN KLINIS PENGAMBILAN DARAH ARTERI MENGGUNAKAN ALAT PERAGA SEDERHANA PADA MAHASISWA KEPERAWATAN

Widiyono Widiyono, Indriyati Indriyati

Abstract


Mahasiswa keperawatan perlu bekal dan ketrampilan yang mumpuni terkait pengambilan darah arteri. Ketersediaan phantom untuk sarana pratikum sangat diperlukan, tapi phantom pengambilan darah arteri sangat mahal dan tidak mungkin praktik ini langsung dilakukan kepada manusia karena sangat beresiko. Perlu intervensi agar mahasiswa menjadi paham terkait ketrampilan tindakan pengambilan darah arteri. Salah satu yang bisa dilakukan adalah praktik langsung dengan alat peraga pengambilan darah arteri sederhana yang telah dikembangkan dan kemudian mahasiswa melakukan belajar mandiri dan diberikan feedback atas ketrampilan yang sudah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh belajar mandiri dan pemberian umpan balik terhadap keterampilan klinis pengambilan darah arteri mahasiswa keperawatan sebagai sarana pembelajaran pratikum laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen pre post test. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan sebanyak 48 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Kuesioner untuk menilai ketampilan klinis mahasiswa adalah form penenilaian Standar Operasional Prosedur (SOP) pengambilan darah arteri. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji T Berpasangan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai intervensi dalam meningkatkan ketrampilan klinis di laboratorium pada mahasisswa keperawatan dengan metode belajar mandiri dan pemberian umpan balik setelah redomonstrasi kegiatan pratikum (nilai p 0,0001).




DOI: https://doi.org/10.47007/ijnhs.v8i2.6752

Refbacks

  • There are currently no refbacks.