Perempuan Dalam Iklan: Otonomi Atas Tubuh Atau Komoditi?

Sarah Santi

Sari


Keberadaan perempuan dalam iklan menjadi sebuah perdebatan yang tidak pernah henti ketika perempuan ditampilkan menjadi simbol-simbol untuk menciptakan citra tertentu. Perempuan dan tubuhnya tampil untuk menonjolkan kenikmatan minuman, kelincahan dan keanggunan mobil, kemewahan sebuah berlian, dan sebagainya. Bagi para praktisi periklanan, keberadaan perempuan dalam iklan adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Sementara bagi sebagian orang lainnya berpendapat bahwa menyertakan perempuan dalam iklan lebih merupakan eksploitasi atas tubuh perempuan. Melalui   ekonomi politik tubuh, tanda dan hasrat, ekonomi kapitalis menja-dikan tubuh perempuan hanya potongan tanda-tanda (signs) yang satu per satu menjadi komoditas melalui media iklan.  Meski demikian, banyak perempuan yang terlibat dalam iklan justru berpendapat bahwa tampilnya mereka dengan menonjolkan keindahan bagian-bagian tubuhnya merupakan sebuah pilihan yang otonom atas diri dan tubuhnya sendiri. Benarkah? Tulusan ini mencoba menelaahnya dengan menggunakan perspektif feminis keterkaitan perempuan dan iklan.

 

Kata Kunci: Feminisme, Iklan, Komoditi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abidin, Miranti, â€Perempuan dalam Periklanan†dalam Siregar, Ashadi (et.al). (eds.), Eksplorasi Gender di Ranah Jurnalisme dan Hiburan, 43–55, LP3Y dan Ford Foundation, Yogyakarta, 2000.

Adian, Donny Gahral, â€Percik Pemikiran Kontemporer: Sebuah Pengantar Komprehensifâ€, Jalasutra, Yogyakarta, 2002.

Arifin, Nurul, â€Perempuan dan Iklanâ€, Dalam Siregar, Ashadi (et.al). (eds.) Eksplorasi Gender di Ranah Jurnalisme dan Hiburan, 57–67, LP3Y dan Ford Foundation, Yogyakarta, 2000.

Armando, Nina M, â€Menjadi Pembelanja yang Borosâ€, Dalam Jurnal Perempuan, 31-43. Remaja Melek Media, Yayasan Jurnal Perempuan, Jakarta, 2004.

Barker, Chris, Tim KUNCI (terj.) â€Cultural Studies: Teori dan Praktekâ€, Bentang, Yogya-karta, 2002.

Craig, Steve, “Madison Avenue versus The Feminine Mystique: How The Advertising Industry Responded to the Onset of The Modern Women’s Movementâ€, a paper, San Antonio, Texas, 1997.

Faludi, Susan, “Backlash: The Undeclared War Against American Womenâ€, Crown, New York, 1991.

Friedan, Betty, “The Feminine Mystiqueâ€, Dell, New York, 1963.

Friedan, Betty, “Television and the feminine mystiqueâ€, Dalam Barry G. Cole (ed.) The Television: A Series of Readings from TV Guide Magazine, 267 – 275, Free Press. New York, 1970.

Hardy, Gail Maria, “Ketubuhan Perempuan dalam Interaksi Sosial: Suatu Masalah Perempuan dalam Heterogenitas Kelompoknyaâ€, Dalam Seri Siasat Kebudayaan. Perempuan dan Politik Tubuh Fantastis, 119-140, Kanisius, Yogyakarta, 1998.

http://college.hmco.com/history/readerscomp/women/html/wh_0005...), Advertising.

http://college.hmco.com/history/readerscomp/women/html/wh_0084...), Consumerism and Consumption.

Killbourne, Jean, “Beauty…and the Beast of Advertisingâ€, Center for Media Literacy. http://www/medialit.org/reading_room/article40.html, 2004.

Media Awareness Network, “Media Literacy Key Concepts“, http://www.media-awarness.ca/english/teachers/media_literacy/key..., 2004.

Piliang, Yaraf Amir, â€Perempuan dan Mesin Hasrat Kapitalisme: Komodifikasi Perempuan Dalam Program Hiburan Media Televisiâ€, Dalam Siregar, Ashadi (et.al). (eds.) Eksplorasi Gender di Ranah Jurnalisme dan Hiburan, 105–134, LP3Y dan Ford Foundation, Yogyakarta, 2000.

Prabasmoro, Aquarini Priyatna, â€Putih, Femininitas, dan seksualitas Perempuan dalam Iklan Kitaâ€, Dalam Jurnal Perempuan, Remaja Melek Media, 53-63, Yayasan Jurnal Peremuan, Jakarta, 2004.

Priosoedarsono, Subijakto, â€Peranan Wanita dalam Periklananâ€, Dalam Idi Subandi Ibrahim dan Hanif Suranto (eds.), â€Wanita dan Media: Konstruksi Ideologi Gender dalam Ruang Publik Orde Baruâ€, 305-309, Bandung: Rosdakarya, Bandung, 1998.

Soemandoyo, Priyo, â€Perempuan-Perempuan ajangan: Citra Seksualitasâ€, 2000.

Perempuan dalam Media Massa.. Dalam â€Perempuan Indonesia Dalam Masyarakat yang tengah Berubahâ€, 347-375, Program Studi Kajian Wanita UI, Jakarta.

Subiyantoro, Eko Bambang, â€Tubuhku (Seharusnya) Milikku: Dilema Remaja Perempuan Menyikapi Mediaâ€, Dalam Jurnal Perempuan, Remaja Melek Media, 102-111, Yayasan Jurnal Perempuan, Jakarta, 2004.

Suharko, â€Budaya Konsumen dan Citra Perempuandalam Media Massaâ€, Dalam Idi Subandi, 1988.

Ibrahim dan Hanif Suranto (eds.), â€Wanita dan Media: Konstruksi Ideologi Gender dalam Ruang Publik Orde Baruâ€, 319-329, Rosdakarya, Bandung.

Tomagola, Thamrin Amal, â€Citra Wanita dalam Iklan dalam Majalah Wanita Indonesia: Suatu Tinjauan Sosiologi Mediaâ€, Dalam Idi Subandi Ibrahim dan Hanif Suranto (eds.), â€Wanita dan Media: Konstruksi Ideologi Gender dalam Ruang Publik Orde Baruâ€, 330-347, Rosdakarya, Bandung, 1998.

Tong, Rosemary Putnam, “Feminist Thought: A More Comprehensive Introductionâ€, Westview Press, Colorado, 1998.

Wibowo, Wahyu, â€Sihir Iklan: Format Komunikasi Mondial dalam Kehidupan Urban-Kosmopolitâ€, Gramedia, Jakarta, 2003.

Wolf, Naomi, “The Beauty Mythâ€, William Morrow, New York, 1991.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


VISITOR NUMBER:
 
hit counter