PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN UNTUK PENENTUAN CALON LOKASI PEMBANGUNAN BENDUNG STUDI KASUS : BENDUNG TUKAD MELANGIT KABUPATEN BANGLI BALI

Agung Mulyo Widodo

Sari


Abstract

Integrating Remote Sensing (PJ) data and Geographic Information Systems (GIS) turned out to be used to conduct preliminary studies on the construction of a weir, this can be seen in the planning of construction of the weir Tukad Melangit weir where using remote sensing technology and GIS is able to provide information about the position the best prospective dam location, information on geological, hydrological and geo-environmental conditions, where with this approach a clear and accurate description of the prospective dam location is useful for the feasibility study of the next dam construction plan.

 

Keywords: PJ, GIS, Geology, Hydrology, Geo environment

 

Abstrak

Pengintegrasian data Penginderaan Jauh (PJ) dan Sistem Informasi Geografis (SIG) ternyata dapat digunakan untuk melakukan studi awal terhadap perencanaan pembangunan sebuah bendung, hal ini dapat terlihat pada perencanaan pembangunan bendung Tukad Melangit dimana dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh dan SIG mampu memberikan informasi tentang posisi terbaik calon lokassi bendung, informasi tentang kondisi geologi, hidrologi dan geo lingkungan, dimana dengan pendekatan ini diperoleh diskripsi yang jelas dan akurat calon lokasi bendung yang bermanfaat bagi kegiatan studi kelayakan perencanaan pembangunan bendung selanjutnya.

 

Kata kunci : PJ, SIG, Geologi, Hidrologi, Geo lingkungan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adibah N., Kahar S Sasmito S.,”Aplikasi Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Untuk Analisis Daerah Resapan Air” (Studi Kasus : Kota Pekalongan)., Jurnal Geodesi UNDIP vol. 2, No. 2, Tahun 2013, https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/geodesi/article/view/2445/2455

Anonim, Peta Geologi P3G – Bandung, 1991.

Bowels JE, “Sifat-sifat Fisis dan Geoteknis Tanah”, edisi ke-2, Jakarta ,1984.

Hamilton,L.S, King P.N,” Daerah Aliran Sungai Hutan Tropika”, Gajah Mada Press, Yogyakarta, 1988

NuarsaW.I,”PenggunaanTekno-logi Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Untuk Menghitung Persentase Ruang Terbuka Hijau Di Daerah Permukiman Kota Denpasar”. Jurnal Bumi Lestari, Vol. 13 No.1,Feb.2013,hal.9-15. https://ojs.unud.ac.id/index.php/blje/article/view/6511/5009

Rahman A., “Model Sistem Informasi Geografis Untuk Estimasi Koefisien Aliran Dan Hubungannya Dengan Tutupan Lahan Di Das Riam Kanan Provinsi Kalimantan Selatan”. Jurnal Bumi Lestari, Vol. 13 No.1,Feb.2013,hal.1-8. https://ojs.unud.ac.id/index.php/blje/article/view/6511/5009

Silalahi R.R ,”Pemeteaan bahaya Erosi Sub DAS Petani Sumatra Utara”, Jurnal Agroteknologi Vo. 5 No.1, 2017. https://jurnal.usu.ac.id/index.php/agroekoteknologi/article/view/15111

Todd K.D ,”Ground Water Hydrology”, 2nd edition, New York, 1956.

Verchot PNW ,”Geological Voor De Civiel Inginiur” , 3rd edition, Amsterdam, 1984 .


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


VISITOR COUNTER:

gerEGGe