Usulan Mengurangi Jumlah Cacat Tutup Kaleng 301 Easy Open End Line Waxing Menggunakan Metode Six Sigma Di Pt Cuc Jakarta

M. Derajat A, Kristiyono A

Sari


Abstrak

Kualitas adalah faktor penting dalam dunia industri, segala daya upaya dilakukan untuk menang dalam persaingan pasar, salah satu cara adalah dengan mengurangi jumlah cacat yang terjadi. PT CUC adalah perusahaan yang memproduksi kaleng Easy Open End (EOE) 301 alumunium, dimana ditemukan berbagai jenis cacat di line produksi waxing. Dengan menggunakan 5W + 1H ditemukan beberapa jenis cacat yang dihasilkan pada line tersebut, dengan menggunakan diagram pareto dapat diketahui cacat kotor wax merupakan jenis cacat yang paling sering muncul dibandingkan jenis cacat lainnya. Pada pengukuran indeks kemampuan proses potensial line waxing diperoleh kriteria sangat baik dengan nilai Cp = 2.06, sedangkan indeks kemampuan proses aktual dengan nilai Cpk = 2.02, dimana DPMO yang dihasilkan adalah 28.012 dengan nilai sigma = 5.528. Dengan menggunakan Fishbone dan Critical To Quality (CTQ) diperoleh beberapa faktor yang menjadi penyebab dominan  terjadinya cacat kotor wax. Pada proses CTQ  diambil 8 faktor tertinggi yaitu: Faktor belt, faktor bak, faktor exhaust, faktor nozzle, faktor setting mesin, faktor tipe sheet, faktor  material sheet, faktor material wax untuk dilakukan analisa lebih mendalam menggunakan FMEA yaitu dengan mencari modus kegagalan potensial yang terjadi, dampak/ efek kegagalan potensialnya, penyebab potensial kegagalan mekanis, kontrol pencegahan dan deteksi, serta rekomendasinya. Dengan melibatkan pihak-pihak yang terkait dengan produksi kaleng EOE 301 untuk menganalisis dan memberikan nilai Severity, Occurence dan Detection, maka diperoleh nilai RPN (Risk Priority Number). Dari rekomendasi yang diusulkan dapat dilakukan upaya perbaikan (improvement) untuk mengurangi jumlah cacat kotor wax.

Kata kunci: kaleng easy open end, cacat kotor wax, severity


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

C. Thomsett. Michael. “Getting Started In Six Sigma”. John Wiley & Sons Inc. USA. 2005

Daimsler Crysler Corporation. “Potential Failure Mode and Effect Analisis”. Third Edition. Ford Motor Company. USA. 2001

Gasper. Vincent. “Metode Analisis Untuk Peningkatan Kualitas”. . Gramedia Pustaka. Jakarta. 2001

Halley. Lane. “Journal of Six Sigma And Goal”. 2006

Hendradi. C. Tri. “Statistic Six Sigma Dengan Minitab”. Penerbit Andi. Yogyakarta. 2006

Kelsey. Leroy L. “Journal of six sigma – DMAIC”. 2008

Legget. Steven C. “Potential Failure Mode and Effects Analisys”. Third Edition. General Motor Company. Michigan. 2001

Montgomery. Douglas C. “Introduction to Statistic Quality Control”. Fifth Edition. John Wiley & Sons Inc. USA. 2005

Oackland Jhons. Elsevier. “Statistical Process Control”. Sixth Edition. Elsevier. Great Britain. 2008

Pande. Pete. Larry Holpp. “What is Six Sigma”. Yogyakarta. Penerbit Andi. Yogyakarta. 2003

Pande. Pete. Robert. P. Neuman. Roland R Cavanagh. “The Six Sigma Way”. Yogyakarta. Penerbit Andi. Yogyakarta. 2002

Petrovic. Michael V. “Journal of PPM of Six Sigma”. MVPspc Programs. Vancouver. 2008

United Can. “Laporan Produksi dan Data Sortir”. . United Can Company. Jakarta. 2010

United Can. “Materi Training”. Jakarta. United Can Company. Jakarta. 2000

W. Sritomo. “Pengantar Teknik & Managemen Industri”. Edisi Pertama. Surabaya. Guna Widya. Surabaya. 2003


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


VISIT COUNTER:

gerEGGe