Usulan Pencegahan Kelolosan Produk NG Akibat Kegagalan Inspeksi Di Section Plastic Injection Pt. Suzuki Indomobil Motor Dengan Metode Poka Yoke

Sachbudi Abbas Ras, Lius Machael

Sari


Abstrak

Dalam rangka peningkatan kualitas, Section Plastic Injection pada Departemen Roda 2, ingin memperketat penginspeksian produk-produk yang dihasilkan guna mencegah agar tidak terjadi lagi produk NG yang lolos dalam inspeksi dan masuk ke proses selanjutnya sehingga mengakibatkan meningkatnya cost of poor quality serta turunnya produktivitas pekerja dan buruknya image perusahaan maupun kinerja Section Plastic Injection. Berdasarkan hasil pengolahan data 5 top rank kelolosan produk NG Bulan Januari – Oktober 2011 dengan diagram pareto didapat bahwa produk yang menjadi prioritas perbaikan adalah Housing Head Lamp Upper Satria FU 150, sebab terjadi kelolosan terbanyak (88 unit). Setelah diidentifikasi akar permasalahannya dengan teknik 5 Why’s, ditemukan terdapat 5 akar permasalahan yang menyebabkan terjadinya kelolosan produk NG tersebut, diantaranya: daya fokus operator menurun, operator hanya fokus pada area kritis kecacatan sehingga kecacatan pada area lain tidak terdeteksi, lupa mengecek karena terbiasa melakukan finishing terlebih dahulu, melakukan inspeksi sembari finishing agar target produksi selesai sesuai jadwal, dan operator kurang terampil. Kemudian, 5 akar permasalahan tersebut akan diidentifikasi prioritas perbaikannya dengan metode FMEA. Usulan perbaikan untuk pencegahan kelolosan produk NG Housing Head Lamp Upper Satria FU 150 menggunakan konsep Poka Yoke. Usulan tersebut diantaranya: melakukan pengawasan yang ketat ketika fokus operator mulai menurun, memberikan training skill up kepada operator (guna: operator dapat mengecek seluruh dimensi produk dengan cepat, agar operator terbiasa melakukan inspeksi dahulu sebelum finishing dan cepat pengerjaannya, serta tentunya agar skill operator dalam melakukan aktivitas ganda meningkat menjadi tinggi), memberikan motivasi dengan sistem bonus, dan mengingatkan operator setiap awal pengerjaan dan tiap 2 jam (serta mengecek hasil pengerjaannya setiap kali mengingatkan).

Kata kunci : poka yoke, mistake proofing, kegagalan inspeksi, FMEA, 5 why’s


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

Breyfogle III, Forrest W. Integrated Enterprise Excellence, Volume III – Improvement Project Execution : A Management And Black Belt Guide For Going Beyond Lean Six Sigma And The Ballanced Scorecard. Bridgeway Books. USA, 2008

Leggett, Steven C. Potential Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) : Reference Manual, Third Edition. General Motor Corporation. Michigan, 2001

Lichonczak, Amy. Automotive Excellence Summer 2008 : The Seven Failure Mode, FMEA Tips and Tricks, Making FMEAs Smarter, The Forgotten FMEA Manual. ASQ Automotive Division. Michigan, 2008

Liker, Jefrey K. dan David Meier. The Toyota Way Fieldbook. Erlangga. Jakarta, 2007

Manuele, Fred A. Advanced Safety Management : Focusing On Z10 And Serious Injury Prevention. Wiley – Interscience. 2008.

Shimbun, Nikkan Kogyo. Poka Yoke : Improving Product Quality By Preventing Defect. Productivity Press. Portland, 1988

Shingo, Shigeo. Zero Quality Control: Source Inspection And The Poka-Yoke System. Portland : Productivity Press.

Stamatis, D. H. Failure Mode And Effect Analysis : FMEA From Theory To Execution, Second Edition. ASQ Quality Press. 2003

Wignjosoebroto, Sritomo. Study Gerak Dan Waktu – Teknik Analisis Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja, Edisi Pertama ; Cetakan Ketiga. Guna Widya. Surabaya, 2003.

William Grant Ireson, Clyde F. Coombs, Richard Y. Moss. Handbook Of Reability Engineering And Management, Edisi 2. McGraw - Hill. 1996.

http://www.eepis-its.edu/uploadta/downloadmk.php?id=1056

www.hardipurba.com/?p=114

www.ilmusdm.wordpress.com/2007/12/13/menggunakan-prinsip-5-whys/


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


VISIT COUNTER:

gerEGGe