Perbedaan Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Berdasarkan Status Gizi Anak Usia 7-12 Tahun di Kepulauan Nusa Tenggara (NTT dan NTB) (Analisis Data Sekunder Riskesdas 2010)

Ghea Yasfi Salsabilah, Rachmanida Nuzrina

Abstract


Abstract

Background: Stunting prevalence for 7-12 years old in Nusa Tenggara Islands is still above the national prevalence (35.6%), in NTT (58.5%), NTB (39.6%). The prevalence of emaciation child in NTT (17%), NTB (17.7%), are still above the national prevalence (12.2%). Objective: To analyze differences in macro-nutrients intake and fiber based on nutritional status of children aged 7–12 years old in Nusa Tenggara Islands (NTT and NTB). Design: Using data from the Health Research (Riskesdas), with cross sectional method, statistical test used independent t-test and one-way ANOVA test. The sample is 1104 school children aged 7–12 years in the islands of Nusa Tenggara (NTT and NTB).   Result: The average intake of energy, protein, fat, carbohydrates, and fiber in school children aged 7–12 years in Nusa Tenggara Islands still less than the requirement. Most children have normal nutritional status (71,3%). Respondents were more men (63,2%) and reside in rural areas (63,2%). The majority of the highest education level of the head of households was not graduated from primary school (83,8%). There are differences in energy and fat intake between men and women (p<0,05). There are differences in fat and fiber intake in rural and urban areas (p<0,05). There are differences in energy, protein, and carbohydrate intake based on education level of household head (p<0,05). There is no difference in energy and macro-nutrients intake based on nutritional status of children (p≥0,05). While there are differences in fiber intake based on nutritional status (p <0,05).

 

KeywordS: energy intake, fiber, macro-nutrient

 

Abstrak

Latar Belakang : Prevalensi kependekan anak usia 7-12 tahun di Kepulauan Nusa Tenggara masih di atas prevalensi nasional (35,6%), di NTT (58,5%), NTB (39,6%). Prevalensi anak kekurusan di NTT (17%), NTB (17,7%), masih diatas prevalensi nasional (12,2%). Tujuan: Menganalisis perbedaan asupan zat gizi makro dan serat berdasarkan status gizi anak usia 7-12 tahun di Kepulauan Nusa Tenggara (NTT dan NTB). Metode Penelitian: Menggunakan data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), dengan metode cross sectional, uji statistik yang digunakan t-test independen dan uji one-way anova. Sampel sebanyak 1104 anak sekolah usia 7-12 tahun di Kepulauan Nusa Tenggara (NTT dan NTB).   Hasil Penelitian: Rata-rata asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat pada anak sekolah usia 7-12 tahun di Kepulauan Nusa Tenggara masih kurang dari kebutuhan seharusnya. Sebagian besar anak berstatus gizi normal (71,3%). Responden lebih banyak laki-laki (51,3%) dan bertempat tinggal di pedesaan (63,2%). Tingkat pendidikan tertinggi kepala keluarga yang paling banyak yaitu yang tidak tamat SD/MI (83,8%). Ada perbedaan yang asupan energi dan lemak antara laki-laki dan perempuan (p<0,05). Ada perbedaan asupan lemak dan serat di pedesaan dan perkotaan (p<0,05). Ada perbedaan asupan energi, protein, dan karbohidrat berdasarkan tingkat pendidikan tertinggi kepala rumah tangga (p<0,05).  Tidak ada perbedaan asupan energi, dan zat gizi makro berdasarkan status gizi anak (p≥0,05). Sedangkan asupan serat terdapat perbedaan berdasarkan status gizi (p<0,05).

Kata kunci: anak sekolah, asupan energi, zat gizi makro


Full Text:

PDF

References


Azwar, A., "Tubuh Sehat Ideal dari Segi Kesehatan, 1–7", 2014. Diakses dari http://deqoer.blogdetik.com/files/2010/08/tubuh-sehat-ideal.pdf

Balitbangkes Kemenkes RI, "Riset Kesehatan Dasar 2010", 2010

Chunming, C., "Fat Intake and Nutritional Status of Children in China", The American Journal of Clinical Nutrition, 72(5 Suppl), 1368S–1372S, 2000. Diakses dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11063479

Damayanti, D., "Makanan Anak Usia Sekolah: Tips Memberi Makan Anak Usia Sekolah", PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2011. Diakses dari https://books.google.com/books?id=g8M8bIfpxSsC&pgis=1

Damayanti, I., "Proposal Stunting", 2013. Diakses 1 Juli, 2014, dari http://www.scribd.com/doc/191016624/proposal-stunting

Hasti, S. N., "Perbedaan Pola Makan dan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Serat Berdasarkan Jenis Kelamin, Status Ekonomi, Tipe Daerah, dan Status Gizi pada Anak-Anak Usia 6-10 Tahun di Pulau Jawa", 2014

Hoffman, D. J., Sawaya, a L., Verreschi, I., Tucker, K. L., & Roberts, S. B., "Why are Nutritionally Stunted Children at Increased Risk of Obesity? Studies of Metabolic Rate and Fat Oxidation in Shantytown Children dari São Paulo, Brazil", The American Journal of Clinical Nutrition, 72(3), 702–7, 2000. Diakses dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10966887

Jumirah, Lubis, Z., & Aritonang, E., "Status Gizi, Tingkat Kecukupan Energi dan Protein Anak Sekolah Dasar di Desa Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, 73–78", 2008. Diakses dari http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/21060/1/ikm-jun2008-12 (1).pdf

Kurniasih, D., Hilmansyah, H., Astuti, M. P., & Imam, S., "Sehat & Bugar Berkat Gizi Seimbang", Soekirman, N. Afriansyah, & J. Erikania, Eds., PT Penerbitan Sarana Bobo, Jakarta, 2010

Mailoa, M., "Diversifikasi Konsumsi Pangan pada Masyarakat Negeri Hatusua Kabupaten Seram Bagian Barat", 2013. Diakses dari https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0CBwQFjAA&url=http%3A%2F%2Fpaparisa.unpatti.ac.id%2Fpaperrepo%2Fppr_iteminfo_lnk.php%3Fid%3D421&ei=zHz8VK2eHNC6uASK5oD4DA&usg=AFQjCNEZxz6ePUQPUd_dbEIje-EXQvqDCw&bvm=bv.87611401,d.c2E

Mwaniki, E. W., & Makokha, a N., "Nutrition Status and Associated Factors Among Children in Public Primary Schools in Dagoretti, Nairobi, Kenya", African Health Sciences, 13, 39–46, 2013. doi:10.4314/ahs.v13i1.6

Olivares, S., Kain, J., Lera, L., Pizarro, F., Vio, F., & Morón, C., "Nutritional Status, Food Consumption and Physical Activity Among Chilean School Children: a Descriptive Study", European Journal of Clinical Nutrition, 58(9), 1278–85, 2004. doi:10.1038/sj.ejcn.1601962

Pahlevi, A. E., "Determinan Status Gizi pada Siswa Sekolah Dasar", Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 122–126, 2012. Diakses dari http://journal.unnes.ac.id/index.php/kemas

Puspamika, D. M. R. N., & Sutiari, N. K., "Konsumsi Serat pada Anak Sekolah Dasar Kota Denpasar", Modern Medicine of Asia, 2, 7–9, 2014

Putranti, M. R., & Krisnamurni, S., "Perbedaan Tingkat Asupan Energi, Protein, dan Status Gizi Anak Asuh di Panti Asuhan Desa dan Kota", 2009

Silitonga, Gi. J. P., "Status Gizi", 2011

Sulistyo, D., "Nasi Putih Vs Jagung", 2014. Diakses 5 Maret, 2015, dari http://oxycjdw.co.id/artikel_kesehatan.php?no=23

Troiano, R. P., Briefel, R. R., Carroll, M. D., & Bialostosky, K., "Energy and Fat Intakes of Children and Adolescents in The United States: Data Dari The National Health and Nutrition Examination Surveys", The American Journal of Clinical Nutrition, 72(5 Suppl), 1343S–1353S, 2000. Diakses dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11063476

Van Dam, R. M., & Seidell, J. C., "Carbohydrate Intake and Obesity", European Journal of Clinical Nutrition, 61 Suppl 1, S75–99, 2007. doi:10.1038/sj.ejcn.1602939

Widianis, D., "Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur", 2014. Diakses dari http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/69739

Yusuf, A. H., Yugiana, E., Nuryetty, M. T., Handiyatmo, D., Wajdi, N., Iriantono, T., Saleh, "Profil Anak Indonesia", 2012


Refbacks

  • There are currently no refbacks.