FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BODY IMAGE PADA REMAJA DI KARAWANG

Linda Riski Sefrina, Milliyantri Elvandari, Risma Rahmatunisa

Sari


Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, remaja akan lebih memprioritaskan citra tubuh (body image). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan body image pada remaja di Karawang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Jumlah subjek penelitian sebanyak 66 siswa SMA yang diambil dengan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya pengetahuan mengenai body image dan ideal body image berhubungan dengan body image (p-value < 0.000). Pengetahuan gizi remaja perlu ditingkatkan melalui pendidikan gizi agar mampu memperbaiki persepsi mereka tentang body image.

 

Kata kunci : citra tubuh, remaja, Karawang


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Wertheim EH, Paxton. (2012). Body Image Development-Adolescent Girls. Encyclopedia of Body Image and Human Appearance, Volume 1, hlm 187-193.

Mukhlis A. (2013). Berpikir Positif pada Ketidakpuasan terhadap Citra Tubuh. Jurnal Psikologi Islam (JPI)

Rahmania PN, Ika YC. (2012). Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder Pada Remaja Putri. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, Volume 1 No. 02, hlm 102-109.

Veale D, Neziroglu F. (2010). Body dysmorphic disorder: A treatment manual. UK: Wiley-Blackwell.

Ismijranti W. (2018). Hubungan Pengetahuan Gizi, Uang Saku, Pengaruh Teman Sebaya, Frekuensi Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Status Gizi Pada Remaja di SMAN 57 di Jakarta. Universitas Esa Unggul: Jakarta.

Damayanti AE. (2016). Hubungan Citra Tubuhu, Aktivitas Fisik, dan Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Status Gizi Remaja Putri. Universitas Airlangga: Surabaya.

Smolak L. (2009). Risk factors in the development of body image, eating problems, and obesity. In: Smolak, L., and Thompson, J. K. (eds.) Body Image, Eating Disorders, and Obesity in Youth, pp. 135–155. Washington, DC: American Psychological Association.

Clay D, Vignoles VL, Dittmar H. (2005). Body Image and Self-Esteem among Adolescent Girls: Testing the Influnce of Sociocultural Factors.

McCabe MP, Ricciarrdelli LA. (2001). Parent, Peer and Media Influences on Body Image and Strategies to Both Increase and Decrease Body Size among Adolescent Boys and Girls. Adolescence Vol. 36 No. 142.

Tylka TL, Wood-Barcalow NL. (2015). What is and What is Not Positive Body Image? Conceptual Foundations and Construct Definition. Body Image. http://dx.doi.org/10.1016/j.bodyim.2015.04.001.

Cash TF. (2012). Cognitive-Behavioral Perspective on Body Image. Encyclopedia of Body Image and Human Appearance, Volume 1 doi:10.1016/B978-0-12-384925-0.00054-7.

Fardouly J, Vartanian LR. (2015). Negative Comparisons About One’s Appearance Mediate The Relationship Between Facebook Usage And Body Image Concerns. Body Image Vol 12: 82-88.

Ridha M. (2012). Hubungan antara Body Image dengan Penerimaan Diri pada Mahasiswa Aceh di Yogyakarta. Empathy, Vol.I No.1.

Rodgers R, Chabrol H. (2009). Parental Attitudes, Body Image Disturbance and Disordered Eating Amongst Adolescents and Young Adults: A Review. Eur. Eat. Disorders Rev. 17 : 137–151.

Grilo, C.M., 2013. Why No Cognitive Body Image Feature such as Overvaluation of Shape/Weight in the Binge Eating Disorder Diagnosis?. Int. J. Eat. Disord. 46, 208–211.https://doi.org/10.1002/eat.22082.

Paans PGN, Bot M, Brouwer IA, Visser M, Penninx BWJH. (2018). Contributions of Depression and Body Mass Index to Body Image. Journal of Psychiatric Research. Volume 103: 18-25.

Emilia E. (2009). Pendidikan Gizi sebagai Salah Satu Sarana Perubahan Perilaku Gizi pada Remaja. Jurnal Tabularasa PPS Unimed. Vol. 6 No.2.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Nutrire Diaita

Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Jalan Arjuna Utara No.9 Kebon Jeruk Jakarta 11510

Telp : 021-5674223 ext 266

email : publikasi@esaunggul.ac.id



VISIT COUNTER:

gerEGGe