RANCANGAN MODUL PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI PADA PENSIUNAN PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENGALAMI GANGGUAN POST-POWER SYNDROME DI PEMERINTAHAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

Andi Rina Hatta

Abstract


Abstract

Retirement in elderly people usually has a negative psychological impact. Individuals who consider retirement to be a cause of loss of income sources, are more likely to be at risk of experiencing post-power syndrome because they are unable to accept the condition. In the research also found that Civil Servants (PNS) who have expired their duty can experience mental shock. Mental shock occurs because of anxiety that arises about his future. These conditions cause stress, anxiety and depression, especially in retired civil servants who do not have high resilience. This study aims to design a training module to increase resilience in retired civil servants in the Government of South Sulawesi Province. The results of the trial using the one-group pre-test post-test method showed that the training design was effective enough to increase resilience in participants

 

Abstrak

Masa pensiun pada orang-orang lanjut usia biasanya menimbulkan dampak negatif dalam hal psikis. Individu yang menganggap bahwa masa pensiun menjadi penyebab kehilangan sumber penghasilan, lebih cenderung berisiko untuk mengalami post-power syndrome karena tidak mampu menerima kondisi tersebut.Dalam penelitian juga ditemukan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah habis masa tugasnya dapat mengalami mental shock.Mental shock terjadi karena kecemasan yang muncul mengenai masa depannya.Kondisi tersebut menimbulkan stress, cemas dan depresi terutama pada pensiunan PNS yang tidak memiliki resiliensi tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan modul pelatihan guna meningkatkan resiliensi pada pensiunan PNS di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan.Hasil uji coba dengan menggunakan metode one-group pre-test post-test menunjukkan bahwa rancangan pelatihan tersebut cukup efektif untuk meningkatkan resiliensi pada partisipan


Kata Kunci
: Post-Power Syndrome, Resiliensi


References


Dinsi, V., Setiati, E., & Yuliasri E. 2006.Ketika Pensiun tiba. Jakarta: Wijayata Media Utama.

Grotberg, Edith. 1999. Tapping your Inner Strenght; How to Find resilience to Deal with Anything. Reaching Today’s Youth. National Education Service.

Hurlock, E. B. 1967. Developmental Psychology.McGraw-Hill Education.

Supardi, S. 2002. Apakah Post-Power Syndrome. Kompas.co.id/litbang/kipling.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.